Arus Balik Nataru, Penumpang di Daop 1 Jakarta Masih Padat hingga Hari Terakhir
SinPo.id - Aktivitas penumpang kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta masih terpantau padat pada hari terakhir masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, Minggu, 4 Januari 2026.
Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan, hingga pukul 08.00 WIB, KAI Daop 1 Jakarta telah melayani 96.323 pelanggan di seluruh stasiun wilayah operasionalnya.
Dari jumlah tersebut, kata dia, sebanyak 42.939 penumpang tercatat berangkat dan 53.384 penumpang tiba.
“Angka ini masih berpotensi bertambah karena penjualan tiket masih berlangsung dan perjalanan kereta api masih beroperasi hingga malam hari,” kata Franoto dalam keterangannya, Minggu, 4 Januari 2025.
Menurut Franoto, pergerakan penumpang didominasi oleh kereta api jarak jauh dengan jumlah penumpang naik mencapai 36.524 orang dan penumpang turun sebanyak 47.259 orang. Dia menyebut, Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir masih menjadi titik utama mobilitas penumpang selama arus balik Nataru.
"Di Stasiun Pasar Senen, jumlah penumpang yang naik tercatat sebanyak 14.229 orang, sementara penumpang turun mencapai 14.881 orang. Sedangkan di Stasiun Gambir, sebanyak 9.870 penumpang tercatat naik dan 15.309 penumpang turun. Kepadatan juga terpantau di Stasiun Bekasi dan Stasiun Jatinegara," ungkap dia.
Franoto menuturkan, secara kumulatif selama masa Angkutan Nataru, yakni periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, KAI Daop 1 Jakarta melayani 701.415 penumpang naik dan 693.826 penumpang turun untuk layanan kereta api jarak jauh.
"Stasiun Pasar Senen mencatat jumlah penumpang tertinggi dengan 271.569 penumpang naik dan 243.893 penumpang turun, disusul Stasiun Gambir dengan 221.308 penumpang naik dan 210.843 penumpang turun," ujar Franoto.
Lebih lanjut, dia mengungkapkan, KAI mencatat puncak kepadatan penumpang selama masa Nataru terjadi pada Sabtu, 28 Desember 2025, dengan total 100.123 pelanggan. Adapun jumlah tersebut terdiri dari 47.837 penumpang berangkat dan 52.286 penumpang tiba, menjadikannya hari tersibuk selama periode Nataru di wilayah Daop 1 Jakarta.
Selain layanan jarak jauh, lanjutnya, kereta api lokal Pangrango dan Siliwangi juga melayani mobilitas masyarakat. Pada 4 Januari 2026, kata dia, jumlah penumpang KA lokal tercatat sebanyak 6.315 orang naik dan 6.125 orang turun.
"Secara keseluruhan selama masa Nataru, KA lokal melayani lebih dari 108 ribu penumpang naik dan sekitar 105 ribu penumpang turun," tuturnya.
Franoto juga menyampaikan, KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan 86 perjalanan kereta api jarak jauh setiap hari, terdiri dari 68 kereta reguler, 16 kereta tambahan, dan dua layanan Kereta Api Motor Gratis (Motis).
"Program diskon tarif 30 persen juga dimanfaatkan masyarakat dengan total penjualan mencapai sekitar 364 ribu tiket," imbuhnya.
Dia menambahkan, pada hari terakhir masa Nataru masih tersedia sekitar 9 ribu tiket perjalanan. “Termasuk tiket dengan diskon tarif 30 persen untuk kelas ekonomi komersial yang masih berlaku hingga 10 Januari 2026,” tandasnya.
