Liga 2 Memanas: Persela Bidik Kebangkitan, PSIS Lepas Status Kuncen, PSMS Tersungkur
SinPo.id - Persaingan Liga 2 Pegadaian Championship 2025/2026 semakin panas memasuki pekan ke-14 dan menjelang laga krusial berikutnya. Sejumlah tim papan atas dan bawah sama-sama berjuang menentukan nasib, mulai dari Persela Lamongan yang berambisi bangkit, PSIS Semarang yang akhirnya keluar dari posisi juru kunci, hingga PSMS Medan yang kembali terpeleset di laga tandang. Aktivitas transfer juga ikut memanaskan kompetisi dengan bergabungnya pemain timnas U-22 Indonesia ke PSPS Riau.
Persela Lamongan menatap laga penting saat menjamu Persiba Balikpapan di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu malam 4 Januari 2026. Setelah tiga pertandingan tanpa kemenangan di Grup 2, Laskar Joko Tingkir menargetkan tiga poin demi menjaga asa promosi ke Super League.
Asisten pelatih Persela, Ragil Sudirman, menegaskan timnya telah siap secara mental dan taktikal.
“Kami sudah siap. Intinya harus dapat poin tiga,” ujar Ragil. Ia juga menyebut kehadiran pelatih kepala Bima Sakti memberi dampak positif terhadap kepercayaan diri pemain.
“Anak-anak jadi lebih antusias,” tambahnya.
Pemain senior Persela, Hendro Siswanto, menegaskan tim telah melakukan evaluasi menyeluruh.
“Kami sudah siap untuk memenangkan pertandingan,” ucapnya penuh optimisme.
Sementara itu, kabar menggembirakan datang dari PSIS Semarang. Laskar Mahesa Jenar sukses meraih kemenangan emosional 2-0 atas Persipal Palu di Stadion Jatidiri, Sabtu (3/1/2026). Hasil ini menjadi titik balik penting setelah PSIS sempat terpuruk di dasar klasemen Grup 2.
Gol Krisna Jhon pada menit ke-28 dan Amir Hamzah di masa injury time memastikan PSIS keluar dari status juru kunci. Kemenangan ini tidak hanya berarti tiga poin, tetapi juga mengembalikan harapan dan kepercayaan diri tim yang lama tertekan ancaman degradasi.
Sebaliknya, PSMS Medan harus menelan pil pahit saat bertandang ke Stadion Pakansari, Bogor. Ayam Kinantan takluk tipis 0-1 dari Persikad Depok lewat gol Nico Sitepu pada menit ke-59. Kekalahan ini membuat PSMS gagal mendekati papan atas dan tertahan di peringkat ketujuh klasemen.
Pelatih PSMS, Kas Hartadi, mengakui timnya kehilangan fokus sesaat yang berakibat fatal.
“Kami bermain bagus, tapi kehilangan konsentrasi di menit krusial. Ini jadi evaluasi serius,” ujarnya.
Hasil lainnya, Sumsel United sukses mencuri satu poin berharga usai menahan imbang Persekat Tegal 1-1 di Stadion Trisanja. Penalti Juninho Cabral menyelamatkan Laskar Juaro sekaligus membawa mereka naik ke posisi kedua klasemen sementara, terus menekan pemuncak klasemen Garudayaksa FC.
Dari bursa transfer, PSPS Riau resmi mengumumkan rekrutan anyar Brandon Scheunemann, bek tengah timnas U-22 Indonesia yang didatangkan dari Arema FC. Kepindahan ini dilakukan demi memberi menit bermain lebih banyak bagi Brandon, sekaligus memperkuat lini belakang Askar Bertuah untuk putaran kedua musim.
Dengan persaingan yang semakin ketat, hasil pekan ke-14 dan laga-laga krusial berikutnya dipastikan menjadi penentu arah nasib banyak tim—antara kebangkitan, konsistensi, atau semakin terperosok di papan bawah Liga 2 Pegadaian Championship 2025/2026.
