Wujudkan Swasembada Pangan, Mentan Tekankan Pentingnya Percepatan Rehabilitasi Irigasi

Laporan: Galuh Ratnatika
Jumat, 02 Januari 2026 | 19:34 WIB
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. (SinPo.id/dok. Kementan)
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. (SinPo.id/dok. Kementan)

SinPo.id - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, mengatakan percepatan rehabilitasi jaringan irigasi pertanian yang terus digenjot pemerintah menjadi fondasi penting untuk mewujudkan swasembada pangan, khususnya swasembada beras.

Adapun salah satu fokus utama yang terus didorong adalah penguatan infrastruktur pertanian, khususnya jaringan irigasi, sebagai penopang keberlanjutan produksi sekaligus peningkatan kesejahteraan petani.

Menurutnya, pengelolaan air yang tepat menjadi faktor krusial dalam mendukung keberhasilan sektor pertanian, terutama dalam menopang keberlanjutan produksi sekaligus peningkatan kesejahteraan petani.

Karena ketersediaan air irigasi yang terencana dan berkelanjutan memungkinkan petani mengoptimalkan masa tanam, menekan risiko kekeringan pada musim kemarau, serta meningkatkan produktivitas pertanian secara signifikan.

“Faktor penentu keberhasilan ada pada peningkatan benih dan pupuk, juga dalam ketersediaan air,” kata Andi Amran, dalam keterangan persnya, dikutip Jumat, 2 Januari 2026.

Ia pun menegaskan, peningkatan kinerja pangan tersebut tidak terlepas dari langkah strategis Kementerian Pertanian dalam memperkuat fondasi produksi secara menyeluruh.

Bahkan kinerja pangan nasional menunjukkan tren positif dengan produksi beras tahun 2025 diproyeksikan mencapai 34,79 juta ton dan stok cadangan beras pemerintah (CBP) diperkirakan menyentuh 3,3 juta ton pada awal 2026.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI