Transjakarta Terima Laporan Dugaan Pelecehan Seksual di Bus Rute 1A

Laporan: Sigit Nuryadin
Jumat, 02 Januari 2026 | 16:56 WIB
Ilustrasi bus Transjakarta. (Ashar/SinPo.id)
Ilustrasi bus Transjakarta. (Ashar/SinPo.id)

SinPo.id - PT Transportasi Jakarta menyatakan penyesalan atas dugaan pelecehan seksual yang terjadi di salah satu armada bus Transjakarta pada akhir Desember 2025. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di bus rute 1A pada Rabu, 31 Desember 2025, sekitar pukul 11.30 WIB.

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, mengatakan perusahaan langsung merespons laporan yang disampaikan korban melalui petugas pramusapa di lapangan.

“Setelah menerima laporan adanya ketidaknyamanan yang dialami pelanggan, kami segera berkomunikasi dengan korban untuk memastikan kondisinya,” kata Ayu dalam keterangannya, Jumat, 2 Januari 2026.

Menurut Ayu, Transjakarta tidak hanya menyampaikan keprihatinan, tetapi juga berkomitmen memberikan pendampingan kepada korban, termasuk apabila korban memilih menempuh proses hukum.

“Transjakarta berkomitmen untuk mendukung korban dan membersamai langkah yang akan diambil sesuai ketentuan hukum,” tuturnya.

Dia menegaskan, keamanan dan kenyamanan merupakan hak setiap pelanggan yang menggunakan layanan transportasi publik. Karena itu, lanjutnya, perusahaan terus mendorong terciptanya ruang aman di seluruh armada dan halte Transjakarta.

Ayu juga mengimbau pelanggan untuk saling peduli dan tidak ragu melaporkan apabila melihat atau mengalami tindakan yang mengganggu kenyamanan di dalam bus maupun area layanan Transjakarta.

“Pelanggan dapat segera melapor kepada petugas di lapangan atau menghubungi call center 1500-102 agar dapat segera ditindaklanjuti,” tandasnya. 

Sebagai informasi, beredar sebuah video di media sosial yang memperlihatkan dugaan pelecehan terhadap penumpang wanita di bus Transjakarta rute 1A. Korban mengaku mengalami tindakan tidak pantas saat duduk bersebelahan dengan seorang pria setelah naik dari halte Monas.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI