Rusia dan Ukraina Saling Serang di Malam Pergantian Tahun
SinPo.id - Rusia dan Ukraina saling melancarkan serangan di malam pergantian tahun. Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim pertahanan udaranya menembak jatuh 86 drone Ukraina semalam, termasuk 56 di atas Laut Hitam.
Sedangkan Angkatan Udara Ukraina mengklaim di Telegram bahwa pertahanan udaranya menembak jatuh 101 dari 127 drone yang diluncurkan oleh Rusia semalam.
Markas besar operasional wilayah Krasnodar selatan Rusia mengatakan dalam sebuah pernyataan di Telegram, serangan drone di kota pelabuhan Tuapse menyebabkan kerusakan pada kilang minyak dan melukai dua orang.
“Para korban luka dirawat di rumah sakit; luka mereka tidak mengancam jiwa, dan petugas medis memberikan semua bantuan yang diperlukan,” kata pernyataan itu,a dilansir dari Anadolu, Jumat, 1 Januari 2025.
Pernyataan tersebut juga mencatat kerusakan pada jendela di empat gedung apartemen dan satu rumah pribadi. Kemudian terdapat kerusakan pada salah satu dermaga pelabuhan yang terbakar akibat serangan itu.
“Kebakaran seluas 300 meter persegi di kilang minyak juga telah dipadamkan,” imbuhnya.
Secara terpisah, Layanan Darurat Negara Ukraina mengatakan setidaknya enam orang, termasuk tiga anak, terluka di wilayah Odesa barat daya negara itu.
Dalam sebuah pernyataan di Telegram, layanan darurat tersebut mengatakan serangan udara Rusia semalam menargetkan infrastruktur regional, termasuk fasilitas energi, yang mengakibatkan sebuah bangunan tempat tinggal terkena dampaknya.
“Petugas pemadam kebakaran menyelamatkan delapan orang, termasuk satu anak dan kaca beberapa bangunan tempat tinggal bertingkat juga rusak,” kata pernyataan tersebut.
Sementara Gubernur Dnipropetrovsk Vladyslav Haivanenko mengumumkan setidaknya dua orang terluka dan dirawat di rumah sakit di pemukiman Vasylkivka akibat serangan drone semalam yang juga merusak sistem kelistrikan di wilayah itu.

