Amankan Malam Tahun Baru 2026, Polri Kerahkan 312 Ribu Personel

Laporan: Tim Redaksi
Rabu, 31 Desember 2025 | 15:08 WIB
Kakorsabhara Polri Irjen Pol Mulya Hasudungan Ritonga (SinPo.id/ Humas Polri)
Kakorsabhara Polri Irjen Pol Mulya Hasudungan Ritonga (SinPo.id/ Humas Polri)

SinPo.id - Kakorsabhara Polri Irjen Pol Mulya Hasudungan Ritonga menyiapkan pengamanan perayaan Tahun Baru 2026. Secara keseluruhan, kurang lebih 312.000 personel kepolisian diturunkan untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru.

Selain itu, Polri juga menyiapkan sebanyak 2.903 pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berbagai keperluan, mulai dari ibadah, kunjungan ke pusat keramaian dan pusat perbelanjaan, hingga aktivitas lainnya.

"Masyarakat dapat memanfaatkan layanan kepolisian melalui nomor 110 apabila mengalami permasalahan atau membutuhkan bantuan. Polri berkomitmen untuk memberikan pelayanan semaksimal mungkin, meskipun diakui masih terdapat keterbatasan dan hambatan di lapangan," kata Mulya dalam keterangannya, Rabu, 31 Desember 2025.

Mulya juga menyampaikan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia apabila dalam pelaksanaan tugas masih terdapat kekurangan. Dia berjanji Polri terus berupaya memberikan pelayanan terbaik.

Mulya mengimbau masyarakat yang hendak meninggalkan rumah saat perayaan malam tahun baru agar memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman. Masyarakat diminta untuk memeriksa instalasi listrik, mencabut stop kontak yang tidak diperlukan, memastikan tidak ada kebocoran air, serta melepas kompor dan sumber gas.

"Selain itu, pintu dan jendela rumah harus dipastikan terkunci dengan baik. Bagi warga yang tinggal di lingkungan perumahan, disarankan untuk melapor kepada ketua RT atau petugas keamanan setempat agar dapat dilakukan pemantauan dan patroli," kata dia.

Lebih lanjut Mulya menjelaskan, titik-titik krusial dalam Operasi Lilin meliputi tempat ibadah, pusat-pusat keramaian, pusat perbelanjaan seperti mal dan pasar tumpah, serta jalur arus mudik dan arus menuju Bali. Seluruh lokasi tersebut menjadi prioritas pengamanan guna memastikan masyarakat dapat merayakan malam pergantian tahun dengan aman dan selamat.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk memperbanyak doa agar bangsa dan negara senantiasa diberikan keamanan, ketenteraman, dan kedamaian," ujarnya.

Untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, Polri melaksanakan patroli rutin di seluruh titik keramaian yang melibatkan jajaran Sabhara, Lalu Lintas, serta fungsi kepolisian lainnya. Personel akan ditempatkan di lokasi-lokasi strategis, didukung dengan pemantauan melalui CCTV milik pemerintah, perorangan, maupun perusahaan, serta koordinasi dengan panitia kegiatan malam tahun baru.

"Terkait penggunaan petasan dan minuman keras, Polri akan melakukan penertiban apabila dinilai berlebihan dan membahayakan masyarakat. Namun demikian, pendekatan persuasif tetap diutamakan agar tercipta situasi yang kondusif tanpa menimbulkan konflik," ucapnya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI