Pemprov DKI Gelar Perayaan Tahun Baru 2026 dengan Aksi Solidaritas

Laporan: Sigit Nuryadin
Selasa, 30 Desember 2025 | 17:58 WIB
Persiapan perayaan tahun baru 2026 di Bundaran HI (SinPo.id/ Dok. Pemprov DKI)
Persiapan perayaan tahun baru 2026 di Bundaran HI (SinPo.id/ Dok. Pemprov DKI)

SinPo.id - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan perayaan malam Tahun Baru 2026 dengan konsep sederhana dan berorientasi pada kepedulian sosial. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk empati atas bencana yang melanda Sumatra dan sejumlah wilayah lain di Indonesia.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan, rangkaian perayaan tahun ini tidak akan diisi dengan pesta kembang api. Sebagai gantinya, kata dia, seluruh kegiatan akan diawali dengan doa bersama dan refleksi di setiap titik acara.

“Pemprov DKI ingin mengajak warga Jakarta merayakan pergantian tahun secara lebih bermakna. Kesederhanaan menjadi pilihan, sekaligus wujud solidaritas terhadap saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” kata Budi di Jakarta, Selasa, 30 Desember 2025.

Menurut dia, Pemprov DKI menyiapkan delapan titik utama perayaan malam Tahun Baru, yakni di Taman Lapangan Banteng, kawasan M.H. Thamrin, Sarinah, Bundaran HI, Dukuh Atas, Semanggi, kawasan SCBD, dan FX Sudirman. 

Budi menyebut, pemerintah daerah juga melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di sepanjang koridor Thamrin–Sudirman.

Adapun Panggung utama perayaan dipusatkan di Bundaran HI. Sejumlah musisi nasional dijadwalkan tampil, antara lain d’Masiv, Marion Jola, Andmesh, Feel Koplo, dan Gondal Gandul Band. Menurutnya, materi lagu yang dibawakan disesuaikan dengan tema kebangkitan dan harapan.

“Konsep pertunjukan disusun agar tetap menghibur, tetapi tidak berlebihan. Kami juga menyiapkan video mapping berbasis drone sebagai pengganti kembang api, dengan pesan kepedulian terhadap korban bencana,” tuturnya. 

Selain hiburan, kata dia, Pemprov DKI mengintegrasikan penggalangan donasi kemanusiaan dalam seluruh rangkaian acara. 

Budi menyampaikan, donasi dilakukan melalui kerja sama dengan BAZNAS BAZIS DKI Jakarta dan Bank Jakarta, menggunakan fasilitas QRIS di lokasi kegiatan serta kanal digital.

“Perayaan publik tidak hanya soal hiburan. Kami ingin menjadikannya ruang untuk berbagi dan bertindak. Donasi ini diperuntukkan bagi wilayah terdampak bencana, baik di Sumatra maupun daerah lain seperti Jawa Barat dan Jawa Tengah,” kata Budi.

Adapun perayaan malam Tahun Baru juga digelar di tingkat kota dan kabupaten administrasi serta sejumlah kawasan wisata, seperti Jakarta International Stadium, Ancol, Kota Tua, Taman Mini Indonesia Indah, hingga Pulau Untung Jawa di Kepulauan Seribu.

Budi pun mengimbau masyarakat yang merayakan malam pergantian tahun, baik di ruang publik maupun di lingkungan masing-masing, untuk tetap menjaga keamanan, keselamatan, dan kebersihan.

“Pergantian tahun ini kami harapkan menjadi momentum refleksi dan penguatan solidaritas. Mari sambut 2026 dengan semangat kebersamaan dan tanggung jawab,” tandasnya. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI