Home /

Pemadaman Listrik Massal Terjang Kyiv Usai Serangan Besar-besaran Rusia

Laporan: Galuh Ratnatika
Minggu, 28 Desember 2025 | 06:25 WIB
Pemadaman Listrik Massal Terjang Kyiv Usai Serangan Besar-besaran Rusia (SinPo.id/AP)
Pemadaman Listrik Massal Terjang Kyiv Usai Serangan Besar-besaran Rusia (SinPo.id/AP)

SinPo.id - Sepertiga penduduk di ibu kota Ukraina, Kyiv, mengalami pemadaman listrik setelah Rusia melancarkan serangan udara secara besar-besaran terhadap daerah pemukiman dan infrastruktur penting.

"Penduduk dibiarkan tanpa pemanas di tengah suhu musim dingin yang membuat tubuh membeku," kata Menteri Luar Negeri Ukraina, Andrii Sybiha, dilansir dari BBC, Minggu, 28 Desember 2025.

Menurut Walikota Kyiv, Vitaliy Klitschko, serangan tersebut mengakibatkan satu orang tewas dan membuat 30 orang lainnya terluka.

Adapun serangan itu terjadi beberapa jam sebelum Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berangkat ke Florida, untuk bertemu Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dalam rangka membicarakan rencana perdamaian.

Namun, setelah serangan tersebut, Zelenskyy kembali mengklaim bahwa Rusia tidak ingin mengakhiri perang dan mencoba menggunakan setiap kesempatan untuk menimbulkan lebih banyak penderitaan pada rakyat Ukraina.

Dalam pernyataan tertulisnya di Telegram, Zelenskyy mengatakan Rusia melancarkan hampir 500 drone dan 40 rudal ke arah Kyiv, menargetkan infrastruktur energi dan sipil.

Bahkan Layanan Darurat Ukraina mengatakan sedikitnya 68 orang dievakuasi dari sebuah panti jompo di distrik Darnytskyi timur. Sedangkan pasca serangan terlihat gedung dan apartemen yang terbakar.

"Aktivitas keji ini hanya dapat ditanggapi dengan langkah-langkah yang benar-benar tegas. Amerika memiliki kesempatan ini, Eropa memiliki kesempatan ini, banyak mitra kita memiliki kesempatan ini," tulisnya, seraya mendesak sekutu untuk menunjukkan kekuatan melawan agresi Rusia.

TAG:
BERITALAINNYA
BERITATERKINI