Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo, Empat Turis Spanyol Masih Dicari
SinPo.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyampaikan keprihatinan mendalam atas kecelakaan tenggelamnya Kapal Motor (KM) Putri Sakinah di perairan Selat Padar, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat kemarin, sekitar pukul 21.00 WITA. Kapal berbendera Indonesia itu membawa 11 penumpang, terdiri dari awak kapal, pemandu wisata, dan penumpang, termasuk wisatawan mancanegara, empat di antaranya warga negara Spanyol.
"Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas terjadinya kecelakaan kapal wisata KM Putri Sakinah yang tenggelam di perairan Selat Padar, Taman Nasional Komodo," kata Kepala Kantor KSOP Kelas III Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto dalam keterangannya, Sabtu, 27 Desember 2025.
Berdasarkan laporan awal, kecelakaan diduga terjadi akibat anomali kondisi gelombang laut yang cukup tinggi, lebih dari dua meter. Hal itu menyebabkan kapal terbalik dan tenggelam.
Sesaat setelah menerima informasi dari agen kapal, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo segera melakukan koordinasi dan mengerahkan tim tanggap darurat bersama unsur Basarnas, TNI AL, Polairud Polda setempat, serta instansi terkait lainnya untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan (SAR).
Berdasarkan hasil evakuasi sementara, dari 11 orang penumpang kapal, tujuh di antaranya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, dengan rincian dua orang wisatawan mancanegara yang juga warga negara Spanyol, empat orang awak kapal; dan satu orang pemandu wisata.
"Seluruh korban selamat (tujuh orang) telah berhasil dievakuasi ke Labuan Bajo dan berada dalam kondisi selamat," bebernya.
Sementara itu, hingga saat ini empat orang lainnya yang merupakan warga negara Spanyol masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian oleh Tim SAR gabungan.
Keempat warga Spanyol itu merupakan bagian dari 11 orang penumpang KM Putri Sakinah.
"Keempat korban tersebut merupakan wisatawan mancanegara, warga negara Spanyol, yang berdasarkan data awal berada dalam satu rombongan keluarga," kata Stephanus.
Dia memastikan, pihaknya akan terus melakukan koordinasi intensif dengan seluruh pihak terkait dalam proses pencarian dan evakuasi korban.
"Operasi SAR masih terus dilanjutkan dengan mengutamakan keselamatan personel serta mempertimbangkan kondisi cuaca dan perairan setempat," katanya.

