Warga Gaza Gelar Perayaan Penghormatan 500 Penghafal Al-Quran di Kamp Pengungsi Al-Shati
SinPo.id - Warga Gaza di Kamp Pengungsi Al-Shati, yang terletak di sebelah barat Kota Gaza, berkumpul untuk menyaksikan perayaan besar pada hari Kamis untuk menghormati 500 penghafal Al-Quran pria dan wanita.
Acara tersebut diselenggarakan oleh Yayasan Amal Alia Kuwait dan Yayasan Ayadi Al-Khair, dan dihadiri oleh banyak keluarga, tokoh agama, dan pemimpin masyarakat.
Berdasarkan laporan dari Jurnalis Gaza Mohammad Rabah, perayaan tersebut berlangsung dalam suasana yang membangkitkan semangat spiritual, menampilkan lantunan Al-Quran, nyanyian keagamaan, dan pidato motivasi yang disampaikan oleh para ulama terkemuka.
Para pembicara dalam upacara penghormatan itu juga menekankan peran penting hafalan Al-Quran dalam memperkuat nilai-nilai Islam dan melestarikan identitas nasional.
Dalam pidatonya, salah satu pengawas Mustafa Abu Threya menyatakan, perayaan tersebut berlangsung di tengah keadaan luar biasa di Gaza, namun, rakyat Gaza akan tetap teguh dalam iman meskipun pengepungan dan agresi masih berlangsung.
“Para penghafal ini adalah generasi cahaya, membawa pesan Islam di hati mereka dan mewakili harapan dan masa depan umat Islam," kata Mustafa, dikutip Jumat, 26 Desember 2025.
Acara tersebut juga dihadiri oleh keluarga para penerima penghargaan yang mengungkapkan kebanggaan yang luar biasa terhadap putra dan putri mereka.
Mereka menyebut hafalan Al-Quran sebagai sumber martabat dan ketahanan dalam menghadapi kesulitan yang dialami oleh penduduk Gaza, di tengah agresi Israel yang tak henti-hentinya.
Bahkan pendidikan Al-Quran terus berkembang di seluruh Jalur Gaza, dengan pusat-pusat hafalan yang aktif di kamp-kamp pengungsi dan kota-kota, perang dahsyat yang dilancarkan oleh Israel, telah menghancurkan banyak masjid dan lembaga keagamaan.
Adapun penghargaan tersebut mengirimkan pesan kuat tentang ketekunan dan harapan bahwa Gaza, bahkan di tengah penderitaan, terus berdenyut dengan iman, ketahanan, dan pengabdian.

