ibur Nataru 2025/2026, Lalu Lintas di Tol Nusantara dan Jabodetabek Naik Signifikan

Laporan: Tim Redaksi
Jumat, 26 Desember 2025 | 01:07 WIB
Anggota PJR Polda Metro Jaya saat melakukan pembatasan truk sumbu 3 (SinPo.id/TMCPoldaMetro)
Anggota PJR Polda Metro Jaya saat melakukan pembatasan truk sumbu 3 (SinPo.id/TMCPoldaMetro)

SinPo.id -  PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat peningkatan signifikan volume lalu lintas (lalin) di sejumlah ruas tol baik di Regional Nusantara maupun wilayah Jabodetabek selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026). Kenaikan arus kendaraan dipicu oleh tingginya mobilitas masyarakat untuk wisata dan silaturahmi.

Melalui Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT/Regional Nusantara), Jasa Marga mengungkapkan total volume lalu lintas di seluruh ruas tol Regional Nusantara pada periode H-7 hingga H-1 Natal, yakni 18–24 Desember 2025, mencapai 1.434.044 kendaraan. Angka tersebut meningkat 9,25 persen dibandingkan kondisi normal sebanyak 1.312.598 kendaraan.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono, menyebut peningkatan lalin terjadi merata di lima ruas tol utama Regional Nusantara, yakni Tol Belawan–Medan–Tanjung Morawa (Belmera), Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi (MKTT), Balikpapan–Samarinda (Balsam), Manado–Bitung (Mabit), serta Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon Progo Segmen Kartasura–Prambanan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan cermat, menghindari waktu dan titik rawan kepadatan, serta memanfaatkan informasi lalu lintas terkini yang kami sediakan, termasuk melalui aplikasi Travoy,” ujar Rivan, Kamis.

Di Ruas Tol Belmera, volume lalin tercatat 583.183 kendaraan atau meningkat 3,4 persen dibandingkan kondisi normal. Sementara di Ruas Tol MKTT, jumlah kendaraan mencapai 122.597 unit atau naik 17,6 persen, dengan lonjakan signifikan pada akses menuju dan dari Bandara Internasional Kualanamu.

Lonjakan paling tinggi tercatat di Ruas Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon Progo Segmen Kartasura–Prambanan dengan total 143.069 kendaraan, meningkat 55,6 persen dibandingkan kondisi normal. Arus kendaraan menuju Yogyakarta melalui GT Prambanan bahkan melonjak hingga 75,95 persen.

Selain Regional Nusantara, peningkatan lalin juga terjadi di wilayah Jabodetabek. Melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT), Jasa Marga mencatat sebanyak 210.214 kendaraan meninggalkan Jabodetabek pada H-1 Natal 2025 atau Rabu (24/12/2025). Angka tersebut meningkat 11,55 persen dibandingkan volume normal sebanyak 188.441 kendaraan.

Kendaraan yang keluar Jabodetabek tersebut menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, arah Merak, Tangerang, dan Puncak Bogor melalui empat gerbang tol utama, yakni GT Cengkareng, GT Benda Utama, GT Cikupa, dan GT Ciawi. Peningkatan tertinggi tercatat di GT Ciawi arah Puncak dengan kenaikan 21,61 persen.

Rivan kembali mengingatkan pengguna jalan tol agar memastikan kecukupan saldo uang elektronik (e-toll) sebelum dan selama perjalanan. Menurutnya, hal tersebut penting untuk meminimalkan antrean di gerbang tol, terutama saat volume kendaraan meningkat tajam pada libur panjang akhir tahun.

“Memastikan saldo e-toll mencukupi adalah langkah sederhana namun sangat berpengaruh dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas,” tegasnya.

Dalam menghadapi arus Nataru 2025/2026, Jasa Marga melalui Satuan Tugas Siaga Nataru terus mengoptimalkan pelayanan operasional, kesiapan petugas, serta pengaturan lalu lintas guna memastikan perjalanan masyarakat tetap aman, nyaman, dan lancar.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI