Legislator Golkar: Semangat Natal Harus Menjadi Kekuatan Bangsa Hadapi Bencana

Laporan: Juven Martua Sitompul
Kamis, 25 Desember 2025 | 09:55 WIB
Ketua DPP Partai Golkar Lamhot Sinaga (SinPo.id/ eMedia DPR RI)
Ketua DPP Partai Golkar Lamhot Sinaga (SinPo.id/ eMedia DPR RI)

SinPo.id - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Lamhot Sinaga menyampaikan ucapan selamat Natal kepada seluruh umat Kristiani di Indonesia.

Ucapan tersebut disampaikan Lamhot bertepatan dengan perayaan Natal 2025 yang berlangsung dalam suasana keprihatinan akibat sejumlah bencana alam yang melanda wilayah Sumatra bagian Utara.

Lamhot mengatakan Natal merupakan momentum spiritual yang sarat makna pengharapan, kasih, dan pemulihan. Nilai-nilai tersebut, kata dia, relevan dengan situasi yang tengah dihadapi masyarakat, khususnya para korban bencana yang kini masih bertahan di lokasi pengungsian.

"Di tengah keterbatasan dan duka akibat bencana, semangat Natal mengajarkan kita untuk tetap berharap dan saling menguatkan. Kepada seluruh umat Kristiani, khususnya saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Sumatera Utara, saya mengucapkan Selamat Natal. Kiranya damai dan pengharapan senantiasa menyertai," kata Lamhot dalam keterangannya, Rabu, 25 Desember 2025.

Politikus Partai Golkar yang juga menjabat sebagai Ketua DPP Partai Golkar itu menuturkan perayaan Natal tahun ini tidak hanya menjadi perayaan iman, tetapi juga panggilan kemanusiaan untuk hadir bersama mereka yang sedang mengalami penderitaan.

Menurut Lamhot, sejumlah wilayah di Sumatera Utara masih berjuang melakukan pemulihan pascabencana, mulai dari banjir, tanah longsor, hingga kerusakan infrastruktur yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. Kondisi tersebut menuntut solidaritas nasional yang berkelanjutan.

Dia menegaskan bahwa negara tidak boleh abai terhadap penderitaan warganya. Pemerintah pusat dan daerah, kata dia, harus terus mempercepat penanganan darurat, pemulihan ekonomi masyarakat, serta pembangunan kembali fasilitas publik yang rusak akibat bencana.

"Pemulihan pascabencana bukan sekadar membangun kembali rumah dan infrastruktur, tetapi juga memulihkan harapan, rasa aman, dan martabat para penyintas," kata Lamhot.

Lamhot juga menyampaikan apresiasi kepada relawan, tenaga kesehatan, aparat TNI-Polri, serta organisasi kemanusiaan yang tanpa lelah mendampingi masyarakat di lokasi bencana, termasuk di posko-posko pengungsian.

Menurut dia, kehadiran para relawan menjadi bukti nyata bahwa semangat Natal hidup dalam tindakan kasih yang konkret. Bantuan yang datang, baik berupa logistik, layanan kesehatan, maupun pendampingan psikososial, menjadi penguat bagi masyarakat yang terdampak.

"Di tengah keterbatasan, kita melihat cahaya Natal bersinar melalui tangan-tangan yang membantu, kata-kata yang menguatkan, dan kebersamaan yang menghibur," ujarnya.

Sebagai legislator dari daerah pemilihan Sumatera Utara II, Lamhot menegaskan komitmennya untuk terus mengawal program pemulihan bencana di wilayah tersebut, termasuk memastikan anggaran dan kebijakan yang berpihak kepada korban.

Dia berharap perayaan Natal dapat menjadi titik tolak kebangkitan bagi masyarakat terdampak bencana untuk menata kembali kehidupan mereka dengan semangat baru.

"Bagi saudara-saudara kita di pengungsian, jangan kehilangan harapan. Natal mengajarkan bahwa selalu ada terang setelah kegelapan, dan selalu ada jalan bagi mereka yang bertahan," kata Lamhot.

Lamhot juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjadikan Natal sebagai momentum memperkuat persaudaraan lintas agama dan solidaritas sosial, terutama dalam menghadapi situasi darurat kemanusiaan.

Menurut dia, bencana alam adalah ujian kebersamaan yang menuntut kepedulian tanpa sekat suku, agama, maupun latar belakang sosial.

"Dengan semangat Natal, mari kita bangkit bersama, saling menopang, dan memastikan tidak ada satu pun warga yang tertinggal dalam proses pemulihan," kata Lamhot.

Dia menutup pernyataannya dengan harapan agar damai Natal membawa kekuatan bagi seluruh rakyat Indonesia, khususnya masyarakat Sumatera Utara, untuk melangkah ke masa depan yang lebih aman, tangguh, dan penuh harapan.

"Selamat Natal dan Tahun Baru. Kiranya kasih dan damai menyertai kita semua," tegas Lamhot.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI