DKI Jakarta Gelar 500 Vaksinasi HPV Gratis Sambut 500 Tahun Jakarta

Laporan: Sigit Nuryadin
Selasa, 23 Desember 2025 | 17:11 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung (SinPo.id/Pemprov DKI Jakarta)
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung (SinPo.id/Pemprov DKI Jakarta)

SinPo.id - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Kementerian Kesehatan RI menggelar program 500 vaksinasi HPV (Human Papillomavirus) gratis bagi masyarakat di Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Selasa, 23 Desember. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pencegahan kanker serviks sekaligus rangkaian menyongsong lima abad usia Kota Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri kegiatan tersebut bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi serta Wakil Menteri Kesehatan Benyamin Paulus Octavianus. 

Menurut Pramono, program vaksinasi ini merupakan kolaborasi Pemprov DKI, Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), dan inisiatif Selamatkan Perempuan Indonesia (SPRIN).

“Ini adalah bentuk kemudahan bagi masyarakat untuk hadir dalam kegiatan SPRIN bersama POGI Peduli Jakarta. Saya menyambut baik inisiatif POGI menyelenggarakan 500 vaksin HPV gratis menuju 500 Tahun Jakarta,” kata Pramono dalam keterangannya, Selasa, 23 Desember 2025.

Pramono menyatakan vaksinasi HPV merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan perempuan, terutama dalam pencegahan kanker serviks. Dia menyebut sebagian besar kasus kanker serviks sebenarnya dapat dicegah melalui vaksinasi dan deteksi dini.

“Sekitar 90 persen kasus kanker serviks dapat dicegah. Namun faktanya, setiap 25 menit satu perempuan Indonesia meninggal akibat penyakit ini. Ini pengingat bahwa upaya pencegahan harus terus diperkuat,” ungkap dia. 

Dia menuturkan, Pemprov DKI akan menginstruksikan Dinas Kesehatan untuk memastikan pencegahan kanker serviks ditangani secara serius dan berkelanjutan. 

Saat ini, kata Pramono, Pemprov DKI telah menjalankan sejumlah program kesehatan, mulai dari layanan Cek Kesehatan Gratis di fasilitas kesehatan, vaksinasi HPV bagi siswa SD kelas V dan VI, hingga layanan paliatif kanker yang terintegrasi dengan Pasukan Putih.

Menurut Pramono, vaksinasi HPV pada kelompok usia dewasa masih tergolong imunisasi pilihan. Karena itu, penyediaan vaksin gratis dinilai penting sebagai bentuk investasi jangka panjang dalam menjaga kesehatan perempuan dan keluarga.

“Kegiatan hari ini menegaskan bahwa pencegahan penyakit adalah investasi untuk generasi penerus,” katanya.

Pramono juga mengapresiasi POGI yang menjadikan Jakarta sebagai salah satu fokus implementasi program SPRIN. Dia berharap kolaborasi lintas sektor tersebut dapat terus diperkuat untuk meningkatkan derajat kesehatan perempuan secara merata.

“Semoga kegiatan ini menginspirasi semakin banyak pihak untuk memperkuat upaya pencegahan kanker serviks demi mewujudkan Jakarta sebagai kota yang sehat, berdaya, dan inklusif menjelang 500 tahun usianya,” ujar Pramono.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI