Langgar Perjanjian Gencatan Senjata, Israel Kembali Tewaskan Dua Warga Sipil di Jalur Gaza
SinPo.id - Pasukan Israel terus melanggar gencatan senjata dengan membunuh dan menargetkan warga Palestina di Jalur Gaza. Israel bahkan kembali membunuh sedikitnya dua orang.
Tak hanya itu, pasukan Israel juga memblokir bantuan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan untuk wilayah pesisir yang dilanda perang tersebut. Hal itu memperburuk kondisi kemanusiaan di Gaza.
"Dua orang tewas setelah pasukan Israel melepaskan tembakan di lingkungan Shujayea di timur Kota Gaza," kata Kantor berita Palestina Wafa, dilansir dari Al Jazeera, Selasa, 23 Desember 2025.
Kematian mereka menambah jumlah total warga Palestina yang dilaporkan tewas di Gaza selama 24 jam terakhir menjadi setidaknya 12 orang, termasuk delapan orang yang jenazahnya ditemukan dari reruntuhan di wilayah tersebut.
Serangan itu juga merupakan yang terbaru dari ratusan pelanggaran Israel terhadap gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat antara Israel dan Hamas, yang mulai berlaku pada 10 Oktober.
Kantor Media Pemerintah Gaza mengutuk pelanggaran serius dan sistematis yang dilakukan Israel terhadap perjanjian gencatan senjata. Bahkan tercatat otoritas Israel telah melanggar gencatan senjata sebanyak 875 kali sejak diberlakukan.
Pelanggaran itu termasuk serangan udara dan artileri Israel yang terus berlanjut, penghancuran rumah-rumah Palestina dan infrastruktur sipil lainnya secara ilegal, dan setidaknya 265 insiden penembakan warga sipil Palestina oleh pasukan Israel.
"Setidaknya 411 warga Palestina telah tewas dan 1.112 lainnya terluka dalam serangan Israel di Gaza sejak gencatan senjata dimulai," ungkap kantor berita Palestina.

