H-3 Natal, Lonjakan Penumpang Mulai Terlihat di Terminal Kampung Rambutan

Laporan: Tim Redaksi
Senin, 22 Desember 2025 | 21:50 WIB
Pemudik di Terminal Kampung Rambutan (SinPo.id/ Ashar)
Pemudik di Terminal Kampung Rambutan (SinPo.id/ Ashar)

SinPo.id - Memasuki H-3 Natal 2025, arus mudik di Terminal Bus Kampung Rambutan, Jakarta Timur, mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Ratusan calon pemudik memadati area terminal.

Data pengelola terminal mencatat, sejak pukul 06.00-14.00 WIB, sebanyak 477 penumpang telah diberangkatkan menggunakan 50 bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Jumlah ini diprediksi terus bertambah hingga malam hari.

Kepala Terminal Bus Kampung Rambutan, Revi Zulkarnain mengatakan, lonjakan penumpang mulai terasa sejak beberapa hari terakhir dan meningkat tajam memasuki H-3 Natal.

Bus AKAP di Terminal Kampung Rambutan Dilakukan Ramp Check
Ia menyebut, pemudik tujuan Sumatra Barat seperti Padang dan Solok mendominasi keberangkatan pada rentang waktu pukul 09.00-13.30 WIB.

"Pemudik ke Sumatra Barat cukup tinggi. Selain memanfaatkan libur panjang, banyak juga yang ingin menjenguk keluarga yang terdampak bencana alam," ujar Revi, dikutip dari laman resmi Pemprov DKI, Senin, 22 Desember 2025.

Lonjakan penumpang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), kata Revi, sudah terjadi sejak 19 Desember 2025. Jika pada hari normal jumlah penumpang berkisar 450-500 orang per hari, kini angkanya bisa menembus 800 penumpang.

"Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada H-2 dan H-1 Natal, yakni 23-24 Desember 2025," jelasnya.

Pengendali Terminal Kampung Rambutan, Mulyono merinci, jumlah penumpang beberapa hari terakhir. Pada 19 Desember tercatat 720 penumpang diberangkatkan dengan 67 bus.

Kemudian, pada 20 Desember meningkat menjadi 997 penumpang menggunakan 99 bus, dan pada 21 Desember sebanyak 813 penumpang diberangkatkan dengan 83 bus.

"Jumlah ini diperkirakan masih akan terus bertambah hingga besok dan lusa," kata Mulyono.

Ia menambahkan, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan menjaga keamanan, pihak terminal telah mengoperasikan Posko Pengamanan Terpadu sejak 20 Desember 2025 dengan melibatkan unsur TNI-Polri dan Dinas Perhubungan.

"Selain itu, posko kesehatan juga disiagakan guna memastikan seluruh sopir bus AKAP dalam kondisi sehat, termasuk pemeriksaan urine untuk mencegah penyalahgunaan Narkoba," ucapnya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI