Kemenag Buka Donasi hingga Kerja Sama Lintas Sektor Bantu Korban Banjir Sumatra
SinPo.id - Sekretaris Jenderal Kementerian Agama (Kemenag), Kamaruddin Amin mengatakan, pihaknya telah bergerak menindaklanjuti instruksi Menag Nasaruddin Umar untuk membantu korban banjir di wilayah Sumatera. Di mana, instruksi telah diteruskan kepada seluruh jajaran Kemenag di tingkat pusat hingga daerah.
"Pak menteri telah menginstruksikan kepada kami semua dan kami telah mengimbau kanwil-kanwil, para kepala kantor Kementerian Agama kota, provinsi, para rektor, untuk mengambil langkah-langkah teknis untuk membantu masyarakat yang bisa dilakukan," kata Kamaruddin dalam keterangannya, Sabtu, 29 November 2025.
Kamaruddin menyampaikan, Kemenag pusat juga membuka donasi Kemenag Peduli sebagai wujud kepedulian terhadap korban banjir di sejumlah provinsi yang terdampak di Sumatera.
"Kami juga di pusat akan mengajak seluruh umat untuk memberi donasi peduli banjir di Sumatera, khususnya di Sumatera Utara, Sumatera Barat dan, Aceh," katanya.
Kamaruddin menegaskan bahwa mekanisme penggalangan dana tidak hanya melibatkan masyarakat umum, tetapi juga seluruh aparatur sipil negara (ASN) Kemenag. Menurutnya, langkah ini dilakukan secara sinergis dengan berbagai lembaga filantropi, termasuk BAZNAS.
"Jadi Kementerian Agama nanti akan membuka donasi dari masyarakat untuk kita bisa membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang ada di Sumatera. Di samping ASN Kementerian Agama, BAZNAS juga melakukan hal yang sama," ucapnya.
Ia menekankan bahwa upaya yang dilakukan Kemenag merupakan gerakan kebaikan yang terbuka bagi seluruh pihak. Kolaborasi lintas sektor menjadi penting, terutama untuk memastikan bahwa bantuan yang disalurkan dapat tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi di lapangan.
"Jadi ini kebaikan, saya kira ya, semua pihak yang dipersilakan untuk bisa membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang ada dalam musibah. Itu juga pastinya terkoordinasi dengan BNPB ya, pastinya untuk melakukan langkah-langkah teknis untuk bisa membantu saudara-saudara di Sumatera," ucapnya.
Tak hanya itu, ia juga menegaskan pentingnya bantuan nonfisik sebagai bentuk dukungan moral bagi para korban terdampak. Menurutnya, peran berbagai pihak juga akan digerakkan untuk memberikan dukungan spiritual maupun sosial.
"Jadi di samping tangible (bantuan-bantuan fisik), ya tentu juga yang intangible ya, misalnya doa bersama dan sebagainya, juga melibatkan dosen-dosen, untuk bisa bersinergi bersama," ujarnya.
Kemenag pun berkomitmen penuh memberikan perhatian kepada masyarakat terdampak. Ia memastikan bahwa seluruh potensi yang dimiliki kementerian akan dioptimalkan untuk mendukung proses penanggulangan bencana.
"Kita pastikan insya Allah akan memberikan perhatian serius. Kita akan melakukan semua hal yang kira-kira berpotensi meringankan dampak dari bencana," pungkasnya.

