Ketua DPR: Kasus Penolakan Pasien di Daerah 3T Harus Jadi Alarm Serius bagi Pemerintah

Laporan: Galuh Ratnatika
Selasa, 25 November 2025 | 16:54 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani (SinPo.id/Galuh R)
Ketua DPR RI Puan Maharani (SinPo.id/Galuh R)

SinPo.id - Ketua DPR RI Puan Maharani, meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk mengevaluasi kasus meninggalnya ibu hamil setelah ditolak empat rumah sakit di Kabupaten dan Kota Jayapura, Papua. 

"Kami meminta Kementerian Kesehatan khususnya untuk bisa mengevaluasi penanganan kesehatan di rumah sakit sampai ada masyarakat yang kemudian tidak tertangani khususnya," kata Puan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 25 November 2025.

Menurutnya, kasus semacam itu sudah sering terjadi, sehingga harus menjadi perhatian serius, dan ia meminta komisi terkait untuk mengevaluasi pelayanan kesehatan, terutama di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

"Hal ini sudah berkali-kali terjadi. Saya mendapat laporan bahwa bahkan Presiden hari ini melakukan rapat khusus terkait dengan hal tersebut," ungkapnya.

"Jadi DPR juga prihatin dan tentu saja ini sangat concern dan akan meminta komisi terkait untuk mengevaluasi pelaksanaan hal-hal tersebut terkait dengan penanganan kesehatan yang khususnya terjadi di wilayah 3T," kata Puan menambahkan.

Diketahui, seorang wanita bernama Irene Sokoy dan bayi dalam kandungannya dinyatakan meninggal dalam perjalanan bolak-balik menuju RSUD Dok II Jayapura setelah ditolak beberapa rumah sakit, dan hal itu menjadi contoh buruknya pelayanan medis di Papua.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI