Home /

Kementerian PU Kerahkan Alat Berat Bersihkan Lumpur Pasca Banjir Garut

Laporan: Tio Pirnando
Senin, 24 November 2025 | 14:31 WIB
BBWS Cimancis membantu warga terdampak banjir di Garut. (SinPo.id/dok. BBWS Cimancis)
BBWS Cimancis membantu warga terdampak banjir di Garut. (SinPo.id/dok. BBWS Cimancis)

SinPo.id - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah mengerahkan sarana dan prasarana darurat untuk membantu penanganan pasca banjir bandang yang melanda Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Bencana banjir terjadi pada Kamis lalu, akibat hujan berintensitas tinggi hingga menyebabkan Sungai Cibeureum meluap. 

"Kementerian PU terus berkomitmen dalam mendukung penanganan bencana di Indonesia. Kementerian PU juga siap mendukung kebutuhan teknis lain yang diperlukan untuk mencegah risiko bencana kembali terjadi," kata Menteri PU Dody Hanggodo, Senin, 24 November 2025. 

Kementerian PU melalui BBWS Cimanuk–Cisanggarung telah mengirimkan dump truck dan mobil tangki sejak Jumat malam untuk mendukung pembersihan material lumpur yang menutup halaman rumah warga, saluran air, dan jalan lingkungan. Tim tanggap darurat BBWS Cimanuk–Cisanggarung juga terus berkoordinasi dengan BPBD Garut, Disdamkar, dan perangkat kecamatan untuk mempercepat pemulihan akses.

Selain dukungan alat berat, Kementerian PU turut menyiapkan material pengendalian banjir seperti bronjong dan geobag apabila dibutuhkan oleh Pemerintah Daerah.

"Tim kami sudah bekerja di lapangan sejak hari pertama untuk membantu pembersihan dan memastikan mobilitas warga segera pulih," ujarnya. 

Kementerian PU juga siap menindaklanjuti usulan normalisasi saluran drainase yang tertutup sedimentasi sebagai langkah pemulihan jangka pendek. Pemantauan kondisi sungai dan gorong-gorong di wilayah terdampak masih terus dilakukan guna memastikan stabilitas aliran air. Operasi pembersihan tidak hanya mengandalkan alat berat, tetapi juga melibatkan cara manual menggunakan cangkul dan alat lainnya.

Berdasarkan laporan, bencana banjir berdampak pada sedikitnya 46 rumah, 54 KK (190 jiwa), serta fasilitas umum di Desa Balewangi dan Desa Cisurupan. Kementerian PU akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat untuk mempercepat pemulihan pascabencana di Kabupaten Garut. 

TAG:
BERITALAINNYA
BERITATERKINI