Home /

BPBD DKI: Banjir Rob di Kepulauan Seribu Dipicu Angin Utara

Laporan: Sigit Nuryadin
Minggu, 23 November 2025 | 19:50 WIB
Banjir rob di Muara Angke (SinPo.id/ Ashar)
Banjir rob di Muara Angke (SinPo.id/ Ashar)

SinPo.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyatakan lima wilayah Rukun Tetangga (RT) di Kabupaten Kepulauan Seribu masih terendam banjir rob hingga Minggu siang. 

Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengatakan genangan dipicu peningkatan muka air laut yang diperparah oleh hembusan angin dari arah utara. Dia menyebutkan, dua kecamatan terdampak, yakni Kepulauan Seribu Utara dan Kepulauan Seribu Selatan. 

“Kondisinya dipengaruhi angin utara yang membuat air pasang lebih tinggi dari biasanya. Ini yang memicu rob sejak pagi,” ujar Yohan dalam keterangannya, Minggu, 23 November 2025.

Adapun satu RT di Kelurahan Pulau Harapan tergenang air setinggi 15 sentimeter. Sementara itu, tiga RT di Kelurahan Pulau Pari dan satu RT di Kelurahan Pulau Tidung dilaporkan mengalami genangan hingga 10 sentimeter. 

"Seluruh titik masih dalam penanganan petugas di lapangan," ungkapnya. 

Yohan menjelaskan BPBD DKI telah mengerahkan personel untuk memonitor genangan di setiap lokasi terdampak. Selain itu, koordinasi lintas dinas juga dilakukan untuk mempercepat penanganan. 

“Kami sudah berkoordinasi dengan SDA, Bina Marga, dan Gulkarmat untuk penyedotan air serta memastikan alur-alur drainase berfungsi,” kata Yohan. 

Dia juga menyebut jajaran lurah dan camat turut dilibatkan untuk menyiapkan kebutuhan dasar bagi warga yang terdampak. Kendati skala genangan relatif rendah, BPBD DKI menargetkan air dapat surut dalam waktu cepat. 

“Kami pastikan penanganan berjalan terstruktur agar kondisi kembali normal secepatnya,” ujar Yohan.

Yohan juga mengimbau kewaspadaan warga pesisir Kepulauan Seribu, khususnya mereka yang tinggal di area rendah dan dekat garis pantai. 

“Potensi rob masih bisa terjadi, jadi masyarakat perlu berhati-hati. Jika terjadi keadaan darurat, segera hubungi 112. Layanan ini gratis dan aktif 24 jam,” tandasnya. 

TAG:
BERITALAINNYA
BERITATERKINI