Kabar Bola: Target Sepak Bola Indonesia Turun di SEA Games 2025, Kursi Pelatih Timnas Makin Panas
SinPo.id - Menjelang gelaran SEA Games Thailand 2025 pada Desember mendatang, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menegaskan bahwa cabang sepak bola Indonesia tidak menargetkan medali emas pada ajang tersebut. Hal ini disampaikan Erick saat memaparkan target medali berbagai cabang olahraga dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat.
"PSSI mengusulkan target timnas putri meraih perunggu, dan timnas putra meraih perak. Itu targetnya," ujar Erick Thohir.
Target tersebut menandai penurunan dibandingkan capaian timnas U-22 pada SEA Games Kamboja 2023, ketika Indonesia sukses meraih medali emas setelah menaklukkan Thailand di final.
Cabang Unggulan Lain Masih Dibebani Target Emas
Erick merinci sejumlah cabang yang masuk dalam 17 olahraga unggulan dan mendapat target tinggi, seperti:
Panahan: 4 emas
Bulu tangkis: 2 emas
Akuatik: 3 emas
Atletik: 4 emas
Taekwondo: 1 emas
Judo: 1 emas
Sementara sepak bola—salah satu cabang paling populer—hanya ditargetkan meraih perak untuk putra dan perunggu untuk putri, sesuai hasil evaluasi dari tim review Kemenpora.
Secara keseluruhan, Indonesia menargetkan 85 medali emas dari 996 atlet yang dikirim ke Thailand. Target ini ditetapkan untuk mempertahankan posisi peringkat ketiga, sama seperti hasil di SEA Games Kamboja 2023.
Kursi Pelatih Timnas Indonesia Memanas: 5 Kandidat Sudah Dikantongi
Di tengah persiapan menuju SEA Games, PSSI juga menghadapi isu besar: penentuan pelatih baru timnas Indonesiasetelah Patrick Kluivert gagal membawa tim lolos ke Piala Dunia 2026.
Dalam jumpa pers di GBK Arena, Kamis 20 November 2025, Sekjen PSSI Yunus Nusi meminta publik bersabar.
"PSSI sudah memegang lima kandidat pelatih. Kami sedang melakukan pembahasan lebih lanjut," katanya.
Ketua Badan Tim Nasional Sumardji menegaskan bahwa ia bersama Direktur Teknik PSSI Alexander Zwiers akan melakukan uji kelayakan terhadap kelima kandidat itu mulai pekan depan.
Dua nama yang paling ramai dibicarakan publik adalah:
Jesus Casas
Ange Postecoglou
Keduanya saat ini berstatus tidak terikat kontrak, membuat peluang mereka kian besar.
PSSI juga memastikan bahwa pintu bagi Shin Tae-yong untuk kembali melatih Indonesia sudah tertutup. Erick Thohir menegaskan pelatih Korea Selatan itu kini “sudah menjadi masa lalu”.
Profil Singkat 5 Kandidat Pelatih Timnas Indonesia
1. Ange Postecoglou (Australia)
CV paling mentereng di daftar kandidat.
Juara Liga Europa 2024/2025 bersama Tottenham
Juara Liga Skotlandia dua musim bersama Celtic
Juara Liga Jepang 2018/2019 bersama Yokohama F. Marinos
Juara Piala Asia 2015 bersama Australia
Namun, baru-baru ini dipecat Nottingham Forest setelah 8 laga tanpa kemenangan.
2. Paulo Bento (Portugal)
Berpengalaman di Asia.
Mantan pelatih Korea Selatan, bawa ke 16 besar Piala Dunia 2022
Mantan pelatih Uni Emirat Arab
Total 35 kemenangan bersama Korea Selatan
Pernah melatih Sporting Lisbon
3. Jesus Casas (Spanyol)
Salah satu yang paling difavoritkan publik.
Mantan pelatih Irak (2022–2025)
Catatan 20 menang, 4 seri, 9 kalah
Juara Piala Teluk 2023
Pernah menjadi asisten pelatih timnas Spanyol di era Luis Enrique, Roberto Moreno, dan Luis de la Fuente
Pernah terlibat dalam era kejayaan Barcelona sebagai analis pertandingan
4. Juan Antonio Pizzi (Spanyol/Argentina)
Berpengalaman di berbagai negara, termasuk Asia.
Mantan pelatih Arab Saudi di Piala Dunia 2018
Bawa Chile juara Copa America 2016, kalahkan Argentina via adu penalti
Pernah melatih Valencia, San Lorenzo, Universidad Católica
5. Felix Sanchez (Spanyol)
Pelatih yang membangun Qatar dari usia muda hingga senior.
Juara Piala Asia 2019 dengan rekor sempurna
Pelatih Qatar di Piala Dunia 2022
Melatih tim nasional Qatar selama 10 tahun
Terakhir membawa Al Sadd juara Liga Qatar 2024/2025
