Timur Kapadze Puji Kebangkitan Timnas Indonesia & Akui Pernah Dihubungi PSSI

Laporan: Tim Redaksi
Sabtu, 22 November 2025 | 01:17 WIB
Sepak Bola
Sepak Bola

SinPo.id -  Mantan pelatih timnas Uzbekistan, Timur Kapadze, memberi penilaian positif terhadap perkembangan pesat timnas Indonesia setelah skuad Garuda menembus babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Bahkan, Kapadze mengakui dirinya pernah dikontak PSSI terkait kemungkinan menangani timnas Indonesia.

Dalam kunjungannya ke Jakarta pada Jumat 21 November 2025, pelatih 44 tahun berdarah Georgia itu menyebut bahwa kegagalan Indonesia di putaran keempat bukan karena melemahnya performa, melainkan kualitas lawan yang semakin tinggi.

“Yang pasti penilaiannya positif, perkembangannya tentunya ada. Kemarin lawannya lebih kuat, bukan Indonesia yang lemah,” ujar Kapadze usai salat Jumat di Masjid Istiqlal.

Kapadze Soroti Generasi Muda Garuda

Kapadze juga memuji keputusan Indonesia mengandalkan banyak pemain muda dalam tim senior, seperti Rizky Ridho, Marselino Ferdinan, Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, Ivar Jenner, dan Ernando Ari.

Pemain-pemain tersebut sebelumnya pernah ia hadapi ketika Uzbekistan bertemu Indonesia pada semifinal Piala Asia U-23 2024 di Qatar—laga yang dimenangkan Uzbekistan 2-0.

“Saat penerbangan ke sini saya mempelajari siapa saja pemainnya. Hampir 10–11 pemain berasal dari U-23 yang pernah kita lawan dulu. Perkembangannya bagus, pemainnya berbakat dan muda,” kata Kapadze.

Uzbekistan sendiri melaju hingga final Piala Asia U-23, meski harus puas sebagai runner-up setelah dikalahkan Jepang. Namun, prestasi itu sudah cukup membawa mereka lolos ke Olimpiade Paris 2024.

Ramai Diperbincangkan untuk Gantikan Kluivert

Kehadiran Kapadze di Indonesia memicu spekulasi besar di media sosial. Banyak pendukung timnas berharap ia menjadi pelatih baru Garuda setelah Patrick Kluivert angkat kaki usai gagal membawa Indonesia ke Piala Dunia 2026.

PSSI sebelumnya menyatakan ada lima kandidat pelatih yang sedang dipertimbangkan, namun Kapadze menegaskan kedatangannya ke Indonesia bukan untuk wawancara atau proses rekrutmen.

“Kedatangan saya ke sini untuk memenuhi undangan pariwisata. Jadi, tidak ada rencana resmi wawancara terkait timnas Indonesia. Tapi saya terbuka dengan semua tawaran,” ujarnya.

Kapadze Akui Pernah Dikontak PSSI

Meski demikian, Kapadze mengakui pernah dihubungi Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji. Namun pembicaraan tersebut masih sebatas penjajakan awal.

“Memang pernah ada kontak dengan federasi, saya berbicara dengan Sumardji. Tapi tidak konkret. Pertanyaannya hanya apakah ada keinginan,” jelasnya.

Kapadze menambahkan bahwa isu ketertarikan PSSI untuk merekrutnya baru bisa dibahas lebih lanjut setelah ia menyelesaikan kunjungannya ke Indonesia.

Baru Tinggalkan Uzbekistan Setelah Digantikan Cannavaro

Kapadze saat ini berstatus tanpa klub. Ia sebelumnya membawa Uzbekistan tampil impresif di Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan dua kemenangan dan dua hasil imbang. Setelah itu, ia mengantar Uzbekistan menjuarai CAFA Nations Cup 2024 dengan mengalahkan Iran 1-0.

Namun pada putaran final Piala Dunia 2026, federasi Uzbekistan menunjuk legenda Italia Fabio Cannavaro sebagai pelatih kepala. Kapadze ditawari menjadi asisten, tetapi ia menolak dan memilih mundur pada 10 November.

“Saya tidak mau menjadi asisten, lebih baik melanjutkan karier sebagai pelatih kepala di tim lain,” tegasnya.

Terbuka Latih Indonesia

Meski menampik adanya agenda resmi dengan PSSI, Kapadze menegaskan bahwa dirinya tidak menutup pintu untuk melatih tim Garuda.

“Saya terbuka dengan semua tawaran, termasuk Indonesia,” tutupnya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI