Pendapatan Negara Capai 73,7 Persen, Legislator Apresiasi Kinerja Menkeu

Laporan: Galuh Ratnatika
Jumat, 21 November 2025 | 19:57 WIB
Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati (SinPo.id/Dok. DPR RI)
Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati (SinPo.id/Dok. DPR RI)

SinPo.id - Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati, mengapresiasi kinerja Kementerian Keuangan (Kemenkeu) karena pendapatan negara hingga akhir Oktober 2025 mencapai Rp2.113,3 triliun atau setara 73,7 persen terhadap outlook APBN 2025.

Namun, ia menilai Kemenkeu harus bekerja lebih keras untuk mengejar target pendapatan negara ditengah melemahnya daya beli masyarakat. Pasalnya, realisasi APBN alami defisit Rp479,7 triliun di Oktober 2025, atau 2,02 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Sedangkan realisasi belanja negara hingga Oktober 2025 mencapai Rp2.593 triliun atau 73,5 persen dari outlook 2025.

“Jika dibandingkan dengan Oktober tahun 2024 lalu, pendapatan negara Oktober 2025 menurun sebesar 6,5 persen, karena tahun lalu sebesar 80,2 bisa dicapai, sementara sekarang hanya 73,7 persen,” kata Anis, dalam keterangan persnya, Jumat, 21 November 2025.

Selain itu, penurunan juga terjadi pada realisasi belanja negara di Oktober 2025 yang sebesar 73,5 persen dari outlook 2025, lebih rendah dibandingkan realisasi Oktober 2024 sebesar 74,3 persen.

“Ada penurunan 0,8 persen dibandingkan periode Oktober 2024, padahal seharusnya semangat Menteri Keuangan untuk melakukan percepatan belanja,  berdampak pada kenaikan realisasi belanja negara di Oktober, nyatanya data berkata lain,” tuturnya.

Oleh sebab itu, pihaknya berharap Kemenkeu dapat mendorong realisasi belanja lebih cepat. Karena realisasi dan eksekusi yang lemah akan mereduksi fungsi stimulus yang seharusnya akan lebih optimal ketika dieksekusi cepat. Sehingga pemeritah harus bekerja lebih ekstra.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI