Anak Suku Baduy Jadi Korban Penodongan di Jakarta, Polisi Buru Pelaku Pencurian dengan Kekerasan
SinPo.id - Kepolisian tengah memburu pelaku pencurian dengan kekerasan yang menimpa R (15), seorang anak dari Suku Baduy Dalam. Peristiwa itu terjadi pada Minggu 26 Oktober 2025 sekitar pukul 04.00 WIB di Jalan Pramuka, Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, mengatakan bahwa pihaknya telah mengerahkan tim untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku.
“Pelaku masih dalam pengejaran dan polisi terus memburu pelaku dengan upaya maksimal. Petugas Kepolisian bekerja keras untuk menyelidiki kasus tersebut,” ujar Susatyo di Jakarta, Rabu 12 November 2025
Menurutnya, langkah awal penyelidikan telah dilakukan, termasuk pemeriksaan saksi dan penelusuran berbagai petunjuk di lokasi kejadian. Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami kerugian materi dan trauma psikologis.
Sebagai tindak lanjut, Polsek Cempaka Putih bersama Polres Metro Jakarta Pusat melakukan koordinasi dengan Rumah Singgah Provinsi Banten di Tebet Timur, Jakarta Selatan, untuk memberikan pendampingan kepada korban.
Kapolsek Cempaka Putih, Kompol Pengky Sukmawan, menegaskan pentingnya memberikan perlindungan dan dukungan penuh bagi korban.
“Kami ingin memastikan korban merasa aman dan didampingi sepenuhnya, baik dari sisi mental maupun sosial,” kata Pengky.
Kepolisian juga berkoordinasi dengan tim pendamping sosial untuk memastikan kondisi korban stabil dan mendapat perlakuan layak mengingat usianya yang masih di bawah umur.
“Kami sangat prihatin atas kejadian ini, apalagi korban berasal dari komunitas adat,” ujar Susatyo.
Hingga kini, kasus masih dalam tahap penyelidikan intensif. Petugas terus mengumpulkan keterangan dan menelusuri berbagai petunjuk di lapangan untuk mengidentifikasi pelaku penodongan tersebut.
Polisi mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melapor apabila memiliki informasi terkait peristiwa tersebut untuk membantu proses penyelidikan.
