Menkes Budi Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat untuk Cegah Penyakit

Laporan: Tio Pirnando
Rabu, 12 November 2025 | 17:26 WIB
Komisi IX DPR gelar raker dengan Menkes Budi Gunadi Sadikin membahas Stunting dan Hasil survei gizi Indonesia (Ashar/SinPo.id)
Komisi IX DPR gelar raker dengan Menkes Budi Gunadi Sadikin membahas Stunting dan Hasil survei gizi Indonesia (Ashar/SinPo.id)

SinPo.id - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengajak masyarakat untuk berperan aktif membudayakan gaya hidup sehat agar tidak mudah jatuh sakit. Karena, perhatian masyarakat dan sistem kesehatan selama ini lebih banyak tertuju pada mereka yang sudah sakit, padahal mencegahnya juga penting. 

"Memang kita harus mengobati orang yang sakit, tapi akan jauh lebih baik lagi kalau orang jangan sakit. Dari 280 juta rakyat kita, yang sehat mungkin lebih dari 240–250 juta. Otomatis yang kita urus harus yang banyak itu," kata Budi di Kantor Kemenkes, Jakarta, Rabu, 12 November 2025. 

Menurut Budi, menjaga kesehatan jauh lebih efektif dan efisien dibanding mengobati. Untuk itu, masyarakat perlu melakukan upaya preventif, salah satunya melalui program cek kesehatan gratis (CKG).

"Sehat itu harus dijaga jangan sampai sakit. Karena kalau sakit kan nggak produktif, nggak bisa kerja, biaya mahal, bayar obat, bayar ke rumah sakit. Itu yang harus dipastikan," imbaunya.

Bagi Budi, menerapkan pola hidup sehat itu tidaklah sulit, hanya dibutuhkan kedisiplinan. Seperti menjaga pola makan, tidur, pikiran positif, dan olahraga teratur., kurangnya aktivitas fisik akan menyebabkan obesitas yang menjadi faktor risiko berbagai penyakit.

"Gampang kok hidup sehat itu seperti tadi saya sampaikan, makannya diatur, tidurnya diatur, pikirannya positif terus, dan juga nggak boleh berhenti bergerak atau olahraga," tuturnya.

Selain itu, Budi mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa kesehatan, minimal setahun dua kali, sebagai langkah pencegahan. 

"Rutin setahun sekali lah, kalau bisa setahun dua kali dicek kesehatannya. Kalau ada yang kondisinya sudah merah-merah atau kuning-kuning, ya cepat diobati atau diubah gaya hidupnya," tukasnya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI