Championship Pekan ke-9: PSPS Bangkit Lewat Gol Injury Time, PSS Perkasa di Puncak, PSIS Terpuruk, Kendal Tornado Melesat
SinPo.id - Pekan ke-9 Pegadaian Championship 2025/26 menghadirkan drama menarik dari berbagai grup. Dari Pekanbaru hingga Semarang, empat tim mencuri perhatian dengan kisah berbeda: ada yang bangkit, ada yang tersenyum, dan ada pula yang makin terpuruk di dasar klasemen.
PSPS Pekanbaru Bangkit di Menit Akhir
Setelah menelan kekalahan telak di pekan sebelumnya, PSPS Pekanbaru akhirnya mampu bangkit dengan kemenangan tipis 1-0 atas Persiraja Banda Aceh, Sabtu 8 November 2025 di Stadion Kaharuddin Nasution.
Gol tunggal kemenangan dicetak Reyhan Firdaus di menit 90+1, memanfaatkan umpan silang Irsan Lestaluhu. Persiraja sebenarnya bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-6 setelah Dimas Juliono dikartu merah langsung akibat pelanggaran keras.
Pelatih Aji Santoso mengakui kemenangan ini lahir dari kesabaran tim.
“Saat lawan sudah bermain dengan 10 pemain, kami justru terburu-buru. Tapi di babak kedua, anak-anak lebih tenang dan akhirnya peluang datang dari crossing yang efektif,” ujar Aji.
Reyhan yang masuk sebagai pemain pengganti menit ke-58 pun mengaku senang dengan kontribusinya.
“Gol ini buat seluruh tim. Kemenangan ini jadi motivasi agar kita bisa dapat tiga poin lagi di laga berikutnya,” katanya.
Dengan hasil ini, PSPS mengoleksi 12 poin dan naik ke posisi 5 Grup 1 (Barat).
PSS Sleman Tetap Kokoh di Puncak Klasemen
Dari Grup 2, PSS Sleman menutup putaran pertama dengan hasil imbang 1-1 melawan Barito Putera di Stadion Demang Lehman, Banjarbaru.
Tuan rumah unggul lebih dulu lewat Renan Alves (25’), sebelum Irvan Mofu (79’) menyelamatkan Super Elang Jawa dari kekalahan.
“Pemain sangat militan di babak kedua. Kita bersyukur tetap di puncak klasemen,” ujar pelatih Ansyari Lubis.
Tambahan satu poin membuat PSS kini mengantongi 19 poin, unggul tipis dari Barito Putera (18 poin). Dari 9 laga, PSS mencatat 6 menang, 2 imbang, 1 kalah, dengan produktivitas 19 gol dan hanya 6 kebobolan.
PSIS Semarang Kian Terpuruk
Nasib berbeda dialami PSIS Semarang yang belum merasakan kemenangan hingga akhir putaran pertama. Menjamu Kendal Tornado FC, Mahesa Jenar kalah telak 1-4 di Stadion Jatidiri, Jumat (7/11) malam.
Empat gol tim tamu dicetak Agung Prasetyo (68’), bunuh diri Ahmad Syiha Buddin (78’), Patrick Cruz (83’), dan Felipe Ryan (90’). Sementara gol hiburan PSIS dibuat Camilo Sanchez (90+4’).
“Kami mohon maaf kepada suporter. Babak pertama kami disiplin, tapi babak kedua kendur dan dihukum lagi lewat crossing,” keluh pelatih Ega Raka Galih.
Hasil ini membuat PSIS tetap di dasar klasemen Grup 2 (Timur) dengan 2 poin dari 9 laga (2 imbang, 7 kalah).
Kendal Tornado FC Akhiri Putaran Pertama dengan Gemilang
Sebaliknya, tim promosi Kendal Tornado FC tampil menawan dengan kemenangan besar atas PSIS. Pelatih Stefan Keeltjes memuji perubahan strategi di babak kedua yang membuat anak asuhnya tampil agresif.
“Babak pertama PSIS bertahan total, tapi setelah ubah formasi, kami bisa dominan dan cetak empat gol,” ujar Stefan.
Pencetak gol Patrick Cruz mengaku puas dengan performa tim.
“Bukan soal gol saya, tapi kemenangan ini penting untuk kepercayaan diri tim,” ucapnya.
Kemenangan ini membawa Kendal Tornado FC naik ke peringkat 6 Grup 2 dengan 14 poin, hasil dari 4 menang, 2 imbang, dan 3 kalah.

