BNN dan Polda Metro Jaya Gerebek Kampung Bahari, 18 Kartel Narkoba Ditangkap
SinPo.id - Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Satuan Brimob Polda Metro Jaya menggerebek sebuah indekos dan lapak-lapak pinggir rel kereta api di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Total 18 pelaku ditangkap yang diduga kaki tangan mafia narkoba.
"Mengamankan 18 orang tersangka, FE yang ditangkap di area rel, serta 17 orang lainnya yang ditangkap di sebuah rumah kos berwarna oranye," kata Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN Brigjen Roy Hadi Siahaan dalam keterangannya, Kamis, 6 November 2025.
Dia menuturkan, operasi terpadu ini merupakan bagian dari strategi BNN dan Polda Metro Jaya dalam memulihkan kawasan yang sudah lama dikenal sebagai zona merah peredaran narkotika di Jakarta.
"Ini bagian untuk memulihkan kawasan yang dikenal tempat sarang narkoba. Kasus masih terus dikembangkan," ujarnya.
Saat dilakukan operasi penindakan, kata dia, situasi sempat menegang, pasalnya terjadi perlawanan warga sekitar dengan busur panah, lemparan batu, kembang api dan senjata tajam oleh kelompok jaringan narkoba tersebut.
"Tapi masih dapat di pukul mundur dan dikendalikan oleh tim di lapangan. Segingga kegiatan berjalan aman dan tertib," ucapnya.
Dari penggerebakan, pihaknya mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu dengan total berat lebih dari 120 gram, ekstasi sebanyak 52 butir, ganja seberat hampir 40 gram, serta uang tunai senilai Rp7,2 juta.
Selain itu, satu bungkus diduga narkotika jenis ekstasi bergambar Transformer berisi 25 butir, satu bungkus diduga narkotika jenis ekstasi bergambar LV berisi 25 butir, dua butir ekstasi dan ganja 30 bungkus plastik kecil berat 38,84 gram.

