Pramono Anung Siap Gerakkan Rp14,6 Triliun Dana Mengendap untuk Pemulihan Ekonomi Jakarta

Laporan: Sigit Nuryadin
Selasa, 21 Oktober 2025 | 21:16 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung (SinPo.id/Beritajakarta)
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung (SinPo.id/Beritajakarta)

SinPo.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan komitmennya untuk menggerakkan dana Pemerintah Provinsi yang mengendap sebesar Rp14,6 triliun di perbankan guna mendukung pembangunan dan pemulihan ekonomi ibu kota. 

Menurutnya, langkah ini penting untuk menjaga ruang fiskal Jakarta yang makin tertekan setelah adanya pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat.

Pramono menyatakan kesetujuannya dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menekankan perlunya pemerintah memanfaatkan dana yang ada untuk menggerakkan roda ekonomi. 

“Saya setuju dengan Pak Purbaya, uang pemerintah harus digunakan untuk menggerakkan ekonomi, bukan dibiarkan menganggur,” ujar Pramono, Selasa 21 Oktober 2025.

Dia juga mengungkapkan harapannya agar Pemprov DKI segera mendapatkan transfer dana sekitar Rp10 triliun dari pemerintah pusat untuk Bank Jakarta. 

“Rencana transfer ini akan kami manfaatkan untuk pembangunan Jakarta secara optimal,” imbuhnya. 

Sebagai informasi, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan dana pemerintah daerah sebesar Rp234 triliun masih mengendap di bank hingga akhir September 2025, dengan DKI Jakarta menyimpan terbesar Rp14,6 triliun. Dia menilai lambatnya penyerapan anggaran disebabkan oleh keterlambatan eksekusi, bukan kurangnya dana.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI