Jakarta Kembali Raih Penghargaan UKM Pangan Award 2025

Laporan: Sigit Nuryadin
Jumat, 17 Oktober 2025 | 23:19 WIB
Jakarta raih UKM Pangan Award 2025 (SinPo.id/ Dok. Pemprov DKI)
Jakarta raih UKM Pangan Award 2025 (SinPo.id/ Dok. Pemprov DKI)

SinPo.id - UMKM Jakarta kembali membuktikan daya saingnya di tingkat nasional. Produk Royal Alexa Kukis dari RoyalHealthFood, pelaku usaha binaan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, meraih UKM Pangan Award 2025 untuk kategori Produk Kemasan Siap Saji. Penghargaan bergengsi ini diberikan oleh Kementerian Perdagangan RI dalam gelaran Pangan Nusa 2025 yang berlangsung di ICE BSD, Tangerang, 15–18 Oktober 2025.

Adapun penghargaan ini menjadi penanda pelaku UMKM Ibu Kota tidak hanya mampu bertahan di tengah ketatnya persaingan pasar, tetapi juga berinovasi dalam menjawab kebutuhan konsumen yang semakin sadar akan kesehatan dan keberlanjutan produk.

Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, menyebut keberhasilan ini sebagai hasil dari konsistensi program pembinaan Jakpreneur yang terus diperkuat dalam beberapa tahun terakhir.

“Ini adalah bukti bahwa UMKM Jakarta bisa bersaing secara sehat di pasar nasional, bahkan internasional. Produk Royal Alexa Kukis mencerminkan apa yang kami bangun: usaha kecil yang punya visi besar,” kata Ratu kepada Tempo, Jumat, 17 Oktober 2025.

Ajang UKM Pangan Award sendiri menilai sejumlah aspek seperti inovasi produk, keamanan pangan, daya saing kemasan, serta prinsip usaha berkelanjutan. Produk RoyalHealthFood dinilai unggul karena menawarkan makanan sehat siap saji berbahan alami, tanpa tambahan pengawet buatan, dan dikemas secara ramah lingkungan.

Ratu menekankan, UMKM yang berhasil lolos ke tingkat nasional adalah mereka yang tidak hanya kreatif, tapi juga memiliki kemauan belajar dan berkembang.

“Kami siapkan jalannya, mulai dari legalitas, pelatihan, hingga strategi pemasaran digital. Tapi keberhasilan tetap bergantung pada pelaku usahanya. RoyalHealthFood menunjukkan bagaimana kemitraan pemerintah dan pelaku UMKM bisa menciptakan terobosan,” tuturnya.

Ke depan, kata dia, Pemprov DKI Jakarta menargetkan perluasan program pembinaan bagi sektor pangan olahan dan kreatif, termasuk peningkatan akses pembiayaan dan pendampingan ekspor.

“Ekosistem wirausaha Jakarta sedang tumbuh. Tantangan kami adalah menjaganya tetap berkelanjutan dan adaptif terhadap perubahan pasar,” tandasnya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI