Total 40 Jenazah Korban Ponpes Ambruk Sudah Teridentifikasi, 21 Masih Menunggu Kepastian

Laporan: Tim Redaksi
Kamis, 09 Oktober 2025 | 06:44 WIB
Gedung Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo ambruk (SinPo.id/Instagram)
Gedung Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo ambruk (SinPo.id/Instagram)

SinPo.id - Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengungkapkan bahwa sebanyak 40 dari total 61 jenazah korban ambruknya gedung Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Jawa Timur telah berhasil diidentifikasi.

Jumlah tersebut sudah termasuk dua dari tujuh bagian tubuh yang ditemukan tim Search and Rescue (SAR) gabungan dari balik puing-puing reruntuhan.

"Selanjutnya, 40 jenazah yang telah dikenali itu diserahkan kepada keluarga dan dibawa ke kampung halaman untuk dikebumikan," jelasnya, Rabu, 8 Oktober 2025.

Abdul menerangkan bahwa upaya tim Disaster Victim Identification (DVI) masih terus berlangsung. Pasalnya, masih ada 21 jenazah korban dan lima potongan tubuh lainnya yang belum teridentifikasi.

Sembari tim DVI menyelesaikan pekerjaannya, keluarga dan wali korban menunggu dengan sabar di tenda pengungsian yang didirikan di halaman Rumah Sakit Bhayangkara sebagai tempat istirahat sementara.

"Tenda berukuran 6x12 meter itu tak hanya tempat istirahat yang nyaman, tapi juga memberikan segala kebutuhan, seperti permakanan, kebutuhan dasar pribadi, pelayanan kesehatan, psikososial hingga pijat dan bekam gratis sesuai permintaan mereka," ungkapnya.

Sementara itu, posko darurat yang semula berdiri tak jauh dari lokasi kejadian telah dipindahkan ke kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur.

"Dipindahkan setelah masa transisi menuju rehabilitasi dan rekonstruksi diserahkan BNPB kepada BPBD. Tapi BNPB akan tetap melakukan pendampingan secara berkesinambungan," tukasnya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI