Kemnaker: 843 Perusahaan Sudah Buka Lowongan Magang, Ada Uang Saku

Laporan: Tio Pirnando
Rabu, 08 Oktober 2025 | 18:37 WIB
Menteri Ketenagakerjaan RI Yassierli (SinPo.id/ Ashar)
Menteri Ketenagakerjaan RI Yassierli (SinPo.id/ Ashar)

SinPo.id - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli menyampaikan, saat ini sudah terdapat ratusan perusahaan yang sudah mulai mengunggah lowongan magang di situs resmi maganghub.kemnaker.go.id. Data ini terhitung sejak pendaftaran dibuka pada 7 Oktober 2025.

"Jadi sekarang itu sudah 843 perusahaan yang memposting lowongan magang," kata Yassierli di Jakarta, Rabu, 8 Oktober 2025.

Yassierli menerangkan, Program Magang Nasional yang berlangsung dari 7 hingga 12 Oktober ini dibagi dalam dua fase. Fase pertama, perusahaan diberi kesempatan untuk membuka lowongan magang hingga Jumat malam, 10 Oktober 2025. Fase kedua, dimulai hari ini, di mana calon peserta magang dapat melihat dan memilih lokasi magang yang diinginkan.

"Mulai hari ini, para calon peserta magang bisa melihat, memilih akan magang dimana," katanya.

Menurut Yassierli, calon peserta magang juga bisa memilih tiga alternatif tempat magang yang diinginkan. Namun, yang menentukan adalah perusahaan itu sendiri.

"Boleh memilih sampai 3 tempat lokasi. Nanti yang memilih adalah perusahaan itu sendiri nanti. Bisa jadi perusahaan itu memposting ada 10 lowongan, yang mendaftarnya itu ada 50 mereka yang akan memilih nanti," tuturnya.

Selain itu, Yassierli juga memastikan pemerintah akan menyiapkan uang saku bagi peserta magang yang lolos, sesuai kebutuhan perusahaan yang ikut dalam program ini. Uang saku tersebut berbasis upah minimum kota kabupaten (UMK).

"Jadi uang satu artinya itu membantu pelaksanaan magangnya bisa lebih baik ya. Karena difasilitasi oleh negara. Jadi negara hadir memberikan kesempatan kepada generasi millennial, gen Z yang lulusan perguruan tinggi, sarjana atau diploma untuk mendapatkan exposure terkait tentang dunia kerja," tukasnya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI