Soroti Ambruknya Ponpes di Sidoarjo, DPR: Negara Harus Awasi Pembangunan Pesantren

Laporan: Galuh Ratnatika
Jumat, 03 Oktober 2025 | 19:45 WIB
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal (SinPo.id/ Galuh Ratnatika)
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal (SinPo.id/ Galuh Ratnatika)

SinPo.id - Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, menyoroti ambruknya Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, yang menewaskan sedikitnya 10 orang.

Menurutnya, negara harus hadir mengawasi pembangunan pesantren, khususnya terkait konstruksi bangunan, agar musibah serupa tidak kembali terjadi.

Ia pun menekankan pentingnya langkah mitigasi, termasuk dukungan psikologis bagi para santri yang terdampak.

“Penguatan traumanya juga buat santri-santri yang kemarin mengalami musibah itu,” kata Cucun dalam keterangan persnya, dikutip Jumat, 3 Oktober 2025.

Selain itu, pihaknya juga meminta pemerintah untuk aktif membantu supervisi pembangunan gedung-gedung pesantren. Karena pesantren sejatinya menjadi mitra strategis negara dalam mencerdaskan bangsa.

“Selama ini pemerintah ada nggak hadir ikut mensupervisi tata cara membangun? Kita kan punya Kementerian PU yang urusin konstruksi," tuturnya.

Ia menilai, beban biaya konsultan kerap memberatkan pihak pesantren. Sehingga negara perlu masuk sejak tahap pengajuan izin bangunan agar kualitas konstruksi terjamin.
 
“Tanpa dimintapun sepertinya negara sudah hadir, karena ini kalau dari sisi fungsi, beliau-beliau itu menghadirkan pendidikan, membantu negara," ungkapnya.

"Nah sekarang negara tinggal hadir membantu mereka meng- guidance cara-cara membangun pesantren yang selama ini belum pernah ada,” kata Cucun.

Terakhir, pihaknya juga mendorong agar ahli teknik sipil diturunkan untuk melakukan supervisi langsung pada ribuan pesantren di seluruh Indonesia, guna memastikan semua bangunan aman bagi para santri.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI