Menkop: Kopdes Masuk Program Prioritas yang Bakal Terima Stimulus Fiskal
SinPo.id - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengatakan, pemerintah telah mengalokasikan anggaran dan juga paket kebijakan stimulus ekonomi yang harus sudah dapat dijalankan sebelum 20 Oktober 2025. Paket kebijakan ini terdiri dari delapan program akselerasi di tahun 2025, empat program dilanjutkan di program 2026, dan lima program andalan pemerintah untuk penyerapan tenaga kerja.
"Dalam rakor (rapat koordinasi) tadi dibahas beberapa paket kebijakan ekonomi yang sudah harus direalisasikan sebelum tanggal 20 (Oktober 2025)," kata Ferry usai Rapat Koordinasi Akeselerasi Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV-2025 di Jakarta, ditulis Kamis, 2 Oktober 2025.
Ferry menjelaskan, khusus di sektor perkoperasian, Rakor menyepakati alokasi pembiayaan yang akan dikucurkan oleh Bank Himbara kepada Koperasi Desa/ Kelurahan (Kopdes) Merah Putih terutama untuk memenuhi modal investasi seperti pmbangunan gudang dan gerai-gerai.
Melalui pembangunan gudang dan gerai-gerai tersebut diharapkan operasionalisasi Kopdes Merah Putih di seluruh wilayah di Indonesia dapat segera dilakukan. Dengan cara ini diharapkan koperasi dapat menjadi salah satu upaya untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di daerah melalui desa.
"Khusus untuk Kementerian Koperasi diputuskan tentang percepatan pembiayaan untuk mendukung pendirian gudang - gudang, gerai - gerai untuk kegiatan operasional Koperasi Desa Merah Putih," kata Ferry.
Ferry meminta kepada pengelola Kopdes Merah Putih untuk dapat segera menuntaskan perencanaan pembangunan gudang atau gerai yang nantinya akan menunjang kegiatan usaha dari koperasinya.
Dalam rapat dibahas beberapa Kebijakan Ekonomi yang akan direalisasikan sebelum 20 Oktober. Khusus Kementerian Koperasi, sudah diputuskan tentang percepatan pembiayaan bagi kegiatan operasional pendirian gudang dan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
"Pertengahan Oktober ini sudah harus mulai proses perencanaan dan pengadaannya kemudian pada November sudah harus dibangun gudang dan gerai gerai, ini sesuai dengan keinginan Presiden (Prabowo)," ujarnya.
Sementara itu, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, pemerintah mendukung secara maksimal operaisonalisasi dari program-program unggulan dan strategis, seperti Kopdes Merah Putih dan program strategis lainnya.
"Kami juga membahas soal Koperasi Desa Merah Putih, sektor pertanian dan desa nelayan dan program tambak di Pantura yang 20.000 hektar," kata Airlangga.
Pemerintah akan mengakselerasi belanja pada 12 Kementerian dan Lembaga hingga optimalisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga dukungan terhadap UMKM. Berbagai stimus ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak perekonomian yang dimulai dari level paling bawah. "Ini akan difinalisasikan dalam 1-2 minggu ke depan," katanya.
Hadir dalam rapat tersebut, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Perencanaan Pembangunas Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Direktur Utama Danantara Dony Oskaria, Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti dan sejumlah pimpinan Kementerian/ Lembaga lainnya.

