Legislator PKB Minta Pihak Lalai di Roboh Musala Ponpes Disanksi Tegas
SinPo.id - Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanulhaq meminta penegak hukum untuk menginvestigasi insiden runtuhnya bangunan musala di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim). Pihak yang terbukti lalai dalam peristiwa menewaskan tiga santri itu diberi sanksi tegas.
"Jika tiang fondasi tidak mampu menahan beban, artinya ada masalah serius pada tahap perancangan maupun pengawasan. Siapapun yang lalai, baik kontraktor, pengawas, maupun pihak lain yang bertanggung jawab, harus diperiksa dan diberi sanksi sesuai aturan hukum," kata Maman kepada wartawan, Jakarta, Rabu, 1 Oktober 2025.
Legislator dari Fraksi PKB itu mengingatkan agar pengusutan insiden itu dilakukan secara transparansi. Maman bahkan mengultimatum agar peristiwa serupa tak terulang.
"Transparansi harus dijaga agar publik mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Jangan hanya fokus pada aspek akademik atau dakwah. Infrastruktur yang aman dan layak menjadi syarat mutlak bagi keberlangsungan pesantren," ujarnya.
Maman berharap agar keluarga korban yang meninggal diberi kesabaran. Dia juga mendoakan korban luka segera sembuh dan korban yang masih tertimbun segera dievakuasi.
"Semoga Allah memberikan ketabahan dan kesabaran bagi keluarga korban, mengampuni yang wafat, dan memberi kesembuhan bagi yang terluka," kata dia.
Sebelumnya, bangunan di Pondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo runtuh pada Senin, sore, 29 September 2025. Peristiwa itu menyebabkan tiga santri tewas dan sejumlah santri masih terjebak di reruntuhan hingga Selasa malam, 30 September 2025.
Bupati Sidoarjo Subandi menyebut pihak ponpes diduga tak mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Dia mengatakan peristiwa serupa tak boleh terulang.
"Nanti akan kita sosialisasikan kembali, kalau ada pembangunan yang tidak dilengkapi izin, akan kita berhentikan dahulu, kita tidak ingin musibah ini terulang kembali," ujar Subandi dikonfirmasi terpisah.
"Saya tanyakan izin-izinnya mana, tetapi ternyata nggak ada, ngecor lantai tiga, karena konstruksi tidak standar, jadi akhirnya roboh," timpalnya.

