Buka JITEX 2025, Rano: Jakarta Tidak Hanya Siap Bersaing, tapi Siap Memimpin

Laporan: Sigit Nuryadin
Rabu, 17 September 2025 | 17:29 WIB
Wagub DKI Jakarta Rano Karno saat membuka JITEX 2025 (SinPo.id/ Dok. Pemprov DKI)
Wagub DKI Jakarta Rano Karno saat membuka JITEX 2025 (SinPo.id/ Dok. Pemprov DKI)

SinPo.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, membuka ajang Jakarta International Investment, Trade, Tourism, and Expo (JITEX) 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta Pusat, Rabu, 17 September 2025. Mengusung tema “Jakarta Connecting Future”, pameran berskala internasional ini berlangsung selama lima hari, hingga 21 September mendatang.

Dalam sambutannya, Rano menekankan JITEX bukan sekadar agenda tahunan, melainkan refleksi dari semangat Jakarta sebagai kota global yang terus bergerak membangun ekonomi berbasis kolaborasi dan inovasi.

“Jakarta tidak lagi hanya siap bersaing, tapi juga siap memimpin dalam sektor perdagangan, investasi, dan pariwisata. JITEX adalah panggung strategis untuk memperkenalkan potensi kita kepada dunia,” ujar Rano.

Menurut dia, ajang ini menghadirkan ratusan pelaku usaha dari sektor UMKM, industri kreatif, manufaktur, hingga teknologi ramah lingkungan seperti kendaraan listrik. Selain menjadi etalase produk lokal unggulan, kata dia, JITEX juga menghadirkan ruang interaksi bisnis yang mempertemukan pemilik usaha dengan pembeli domestik dan internasional.

“Kegiatan ini tidak hanya membangun jejaring, tetapi juga mempercepat transaksi riil yang bisa dirasakan langsung oleh pelaku usaha, khususnya UMKM yang selama ini menjadi penopang ekonomi rakyat,” ungkapnya. 

Optimisme tinggi juga disampaikan Rano terkait capaian nilai transaksi JITEX tahun ini. Dia menargetkan potensi transaksi menembus angka Rp14,9 triliun, naik signifikan dibanding tahun sebelumnya.

“Kami melihat tren positif dari sisi minat investor dan buyer. Ini pertanda bahwa Jakarta masih menjadi magnet ekonomi di kawasan,” kata Rano.

Adapun JITEX 2025 juga diramaikan oleh Jakarta International Collaboration Expo (JICE), yang diikuti oleh 21 sister city, perwakilan negara sahabat, kedutaan besar, dan kamar dagang internasional. Selain pameran, berbagai diskusi dan seminar digelar untuk membahas isu-isu strategis ekonomi global dan pengembangan UMKM.

Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, mengatakan, JITEX menjadi sarana efektif mempertemukan pelaku usaha lokal dengan pasar yang lebih luas. 

Menurutnya, salah satu kunci pertumbuhan ekonomi adalah keberanian untuk membuka akses seluas-luasnya terhadap produk dalam negeri.

“Ini bukan sekadar pameran, tapi platform konkret untuk membangun kemandirian ekonomi nasional lewat UMKM,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo), Budihardjo Iduansjah, menilai JITEX sebagai momentum strategis untuk menggerakkan sektor perdagangan domestik sekaligus memperkuat pariwisata belanja di Jakarta.

“Kita ingin dorong gerakan belanja di negeri sendiri. Kalau Jakarta punya produk berkualitas, kenapa harus ke luar negeri?” kata Budi. 

Dia juga mengapresiasi Pemprov DKI atas langkah cepat dalam menjaga stabilitas pasca sejumlah gangguan sosial beberapa waktu terakhir.

“Sektor riil hari ini bisa bernapas lega karena ada dukungan nyata dari pemerintah. JITEX ini bukti bahwa pemulihan bukan hanya janji, tapi dijalankan,” tandasnya. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI