Home /

Trump Sesalkan Lokasi Serangan Doha, tapi Dukung Eliminasi Hamas sebagai “Tujuan Layak”

Laporan: Tim Redaksi
Rabu, 10 September 2025 | 06:46 WIB
ISRAEL
ISRAEL

SinPo.id -  Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan dirinya “sangat menyesal” terkait lokasi serangan udara Israel di Doha, Qatar. Namun, Gedung Putih menegaskan Trump tetap mendukung langkah Israel yang menargetkan pemimpin Hamas, menyebut eliminasi kelompok tersebut sebagai “tujuan yang layak”.

Dalam serangan Selasa 9 September 2025 itu, Hamas mengonfirmasi lima anggotanya tewas, termasuk Hammam al-Hayya, putra pemimpin senior Hamas Khalil al-Hayya, serta seorang petugas keamanan Qatar. Israel menyebut operasi “Summit of Fire” ini sebagai serangan presisi terhadap para pemimpin Hamas yang sedang menggelar pertemuan untuk membahas proposal gencatan senjata dari AS.

Hamas menuding Israel gagal melakukan upaya pembunuhan terhadap tim negosiasi gencatan senjata mereka, dan menyalahkan Israel dan AS atas insiden yang terjadi di ibu kota Qatar tersebut.

Serangan udara ini memicu gelombang kecaman internasional, termasuk dari PBB, Qatar, Arab Saudi, Yordania, Uni Emirat Arab, dan Iran. Qatar mengecam keras serangan Israel yang menyasar kawasan permukiman dan menyebutnya sebagai pelanggaran terang-terangan atas kedaulatan negara.

Menurut kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, serangan ke Doha merupakan tindak lanjut atas penembakan di Yerusalem yang menewaskan enam orang sehari sebelumnya dan diklaim oleh Hamas. Netanyahu menegaskan operasi ini sepenuhnya keputusan independen Israel, meski pejabat Gedung Putih menyebut AS sudah diberi pemberitahuan sebelumnya.

Serangan ke Doha menjadi serangan pertama Israel ke negara Teluk yang menjadi sekutu dekat AS, menandai eskalasi baru dalam perang Gaza yang telah menelan lebih dari 62.000 korban jiwa sejak 2023.

TAG:
BERITALAINNYA
BERITATERKINI