Israel Lancarkan Serangan Udara Dahsyat ke Suriah

Laporan: Galuh Ratnatika
Kamis, 17 Juli 2025 | 12:19 WIB
Israel melancarkan serangan udara dahsyat di dekat Istana Kepresidenan Suriah dan markas militer di jantung Kota Damaskus.. (SinPo.id/Al Jazeera)
Israel melancarkan serangan udara dahsyat di dekat Istana Kepresidenan Suriah dan markas militer di jantung Kota Damaskus.. (SinPo.id/Al Jazeera)

SinPo.id - Israel melancarkan serangan udara dahsyat di dekat Istana Kepresidenan Suriah dan markas militer di jantung Kota Damaskus. Serangan itu merupakan sebuah eskalasi besar dalam pembomannya terhadap Suriah.

Menurut Kementerian Kesehatan Suriah, akibat serangan tersebut setidaknya tiga orang tewas dan 34 lainnya luka-luka dalam serangan di Damaskus.

Selain menargetkan Damaskus, militer Israel juga terus menggempur wilayah-wilayah di Suriah selatan, termasuk Suwayda, tempat kesepakatan gencatan senjata baru telah dicapai setelah empat hari bentrokan antara kelompok bersenjata Druze, suku Badui, dan pasukan pemerintah, yang menewaskan ratusan orang.

Kementerian Luar Negeri Suriah mengatakan, serangan Israel terhadap Damaskus dan Suwayda merupakan bagian dari langkah sistematis Israel untuk menimbulkan kekacauan, ketegangan, dan merusak keamanan di Suriah.

"Kami menyerukan kepada masyarakat internasional untuk mengambil tindakan segera terhadap agresi Israel," kata Kementerian Luar Negeri Suriah, dilansir dari Al Jazeera, Kamis, 17 Juli 2025.

Namun, Israel mengatakan pengebomannya bertujuan untuk melindungi kelompok Druze, dan mendesak pemerintah Suriah untuk menarik pasukannya dari kota Suwayda, tempat sebagian besar kekerasan terjadi.

"Militer Israel akan terus beroperasi secara gencar di Suwayda untuk menghancurkan pasukan yang menyerang Druze hingga mereka mundur sepenuhnya," kata Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI