21 Jam yang lalu

Golkar Puji Sikap Pimpinan DPR Buka Dialog soal RUU Perampasan Aset

BAGIKAN :
Wartawan: Galuh Ratnatika Estimasi: 2:19 Menit Dilihat: 0 kali
Golkar Puji Sikap Pimpinan DPR Buka Dialog soal RUU Perampasan Aset
Foto : Pimpinan DPR RI menerima aspirasi dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 27 Agustus 2026. (SinPo.id/Galuh Ratnatika)

SinPo.id - Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Kebijakan Publik Idrus Marham mengapresiasi sikap pimpinan DPR dalam menerima dan merespons aspirasi masyarakat terkait pembahasan RUU Perampasan Aset.

"Yang pertama adalah apresiasi positif kita kepada pimpinan DPR. Yang pertama adalah telah menjadikan Senayan betul-betul rumah rakyat, menjadi tempat penyaluran aspirasi disampaikan oleh rakyat," kata Idrus, Selasa, 1 September 2026.

Menurutnya, pimpinan DPR telah menunjukkan cara berkomunikasi dengan masyarakat sebagai wakil rakyat, dan ruang dialog yang dibuka menjadi salah satu hal penting dalam merespons aspirasi publik.

"Dan yang kedua adalah pimpinan DPR ketika itu telah menunjukkan bagaimana sejatinya sebagai wakil rakyat berkomunikasi dengan rakyat. Dibuka, diadakan dialog," ungkapnya.

Idrus juga mengaitkan pembahasan RUU Perampasan Aset dengan upaya pemerintah dalam memberantas tindak pidana korupsi. Ia menilai langkah pimpinan DPR tersebut sejalan dengan visi pemerintah dalam pemberantasan korupsi.

"Lalu yang ketiga adalah secara visi presiden dan kita semuanya, bagaimana pemberantasan tindak pidana korupsi itu dilakukan. Dan bagian daripada itu ada satu instrumen yang diusulkan yaitu Undang-Undang Perampasan Aset. Berarti secara konseptual, secara visi, secara ideologis ini pimpinan DPR telah melakukan dan mengambil kebijakan-kebijakan berdasarkan itu," tuturnya.

Terlebih, kata Idrus, tuntutan masyarakat agar pembahasan RUU Perampasan Aset dipercepat dan memiliki kepastian juga telah mendapatkan respons dari pimpinan DPR. Karena itu, ia secara khusus mengapresiasi pimpinan DPR di bawah kepemimpinan Sufmi Dasco Ahmad.

"Nah, oleh karena itu maka aspirasi yang disampaikan oleh teman-teman agar supaya ini ada percepatan dan ada kepastian, pimpinan DPR di bawah pimpinan ketika itu adalah Profesor Dasco, saya kira patut kita berikan apresiasi yang luar biasa. Ya sejatinya begitulah pimpinan," ungkapnya.

"Tidak hanya mempertaruhkan apa namanya nama baik, tetapi juga telah mempertaruhkan jabatannya, memberikan jaminan. Kalau ini tidak selesai paling lambat 15 Desember, maka mengundurkan diri," kata Idrus menambahkan.

Oleh karena itu, ia menyebut komitmen tersebut sebagai sebuah kemajuan yang sangat spektakuler. Ia menilai sikap pimpinan DPR layak menjadi contoh teladan dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.

"Saya kira ini sangat luar biasa dan ini suatu kemajuan yang menurut pandangan saya sangat spektakuler dan ini menjadi contoh teladan, menjadi uswatun hasanah yang patut kita berikan apresiasi positif dan kita berikan dukungan sepenuhnya sikap yang telah disampaikan," ujarnya.