SinPo.id - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani, mengapresiasi keputusan pemerintah bersama pimpinan DPR RI terkait skema baru pengangkatan guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.
Berdasarkan skema tersebut, guru PPPK paruh waktu nantinya akan diangkat menjadi penuh waktu, sementara guru penuh waktu dapat diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) melalui seleksi CPNS.
Menurutnya, skema tersebut menjadi langkah penting untuk menyelesaikan persoalan status guru yang selama ini menjadi salah satu masalah dasar pendidikan di Indonesia.
“Kami bersyukur, pimpinan DPR bersama pemerintah kemarin sudah memutuskan skema baru terhadap kluster guru ini. Jadi, yang PPPK paruh waktu diangkat menjadi penuh waktu. Yang penuh waktu akan diangkat menjadi PNS melalui seleksi CPNS,” kata Lalu, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu, 19 Agustus 2026.
Ia menilai, mekanisme seleksi CPNS diperlukan untuk memastikan guru yang nantinya berstatus PNS memiliki kompetensi dan kualitas sesuai kebutuhan pendidikan. Pengangkatan juga akan disesuaikan dengan formasi serta kebutuhan masing-masing sekolah dan daerah.
“Ketika nanti penuh waktu ini statusnya berubah menjadi PNS, tentu kita mendapatkan guru-guru yang kompeten, guru-guru yang berkualitas, dan tentunya disesuaikan dengan formasi dan kebutuhan di masing-masing sekolah dan masing-masing daerah,” tuturnya.
Selain itu, kata Lalu, keputusan tersebut merupakan hasil perjuangan bersama, termasuk Komisi X DPR RI yang selama ini mendorong penyelesaian persoalan mendasar di sektor pendidikan, khususnya terkait kluster guru.
“Ini merupakan perjuangan dari kita semua, perjuangan dari teman-teman Komisi X yang meminta agar persoalan dasar pendidikan yang hari ini salah satunya adalah kluster guru ini bisa teratasi. Alhamdulillah itu sudah terjawab,” katanya menambahkan.
Meski demikian, Lalu juga meminta para guru di seluruh Indonesia yang masuk dalam kategori paruh waktu maupun penuh waktu ikut menjaga kondisi tetap kondusif selama proses peralihan status berlangsung.
“Saya berharap kepada guru-guru kita di seluruh Tanah Air yang tergolong paruh waktu, penuh waktu, untuk sama-sama kita kawal ini, kondusif suasananya, sehingga peralihan atau transisi kluster atau status guru ini bisa berjalan dengan baik. Insya Allah nanti akan dimulai di awal 2027,” tandasnya.
