Pemprov DKI Jakarta Mulai Gunakan Vaksin COVID-19 AstraZeneca

  • Laporan:

Lebih lanjut, Widyastuti menjelaskan, jika ada warga yang dosis pertama menggunakan vaksin Sinovac, maka dosis kedua tetap menggunakan Sinovac, karena telah dilakukan penghitungan dan dosis vaksinnya pun telah disediakan. 

"Namun, untuk warga yang baru mendapat dosis pertama per hari ini, maka akan diberikan Astra Zeneca," kata dia.

Widyastuti menambahkan, Pemprov DKI Jakarta juga melakukan percepatan vaksinasi COVID-19 dengan menjangkau pemukiman padat penduduk sebanyak 445 RW se-DKI Jakarta. 

"Percepatan terus dilakukan. Saat ini, kapasitas suntik vaksin dosis pertama pun sudah sampai sekitar 76.000 per hari, karena banyaknya kolaborator yang bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta dan kami juga sudah memberikan pelatihan kepada lebih dari 10.000 vaksinator. Kita mampu karena sentra vaksin kita banyak, ada yang di mal, pasar, hingga Kecamatan. Tapi, perlu diingat, meskipun sudah divaksin, tetap terapkan 5M," paparnya.

Sementara itu, terkait keamanan penggunaan vaksin AstraZeneca, dr. Prima Yosephine, Plt Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Kementerian Kesehatan RI menjelaskan, vaksin tersebut telah mendapatkan WHO Emergency Use Listing (EUL), persetujuan penggunaan darurat dari BPOM serta MUI. Adapun efektivitas vaksin sampai 77,2 persen setelah pemberian dua dosis.

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar