Kemenag Nilai Kebijakan Pemkot Serang Larang Restoran Buka Siang Hari Berlebihan

  • Laporan:

sinpo, Jakarta - Juru Bicara Kementerian Agama (Jubir Kemenag) Abdul Rochman menilai, kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, Banten yang melarang restoran, rumah makan, warung nasi, dan kafe berjualan di siang hari selama Ramadhan sangat berlebihan. 

Menurut dia, hal tersebut jelas membatasi akses sosial masyarakat dalam bekerja atau berusaha, apalagi keberadaan rumah makan di siang hari juga dibutuhkan bagi umat yang tidak berkewajiban menjalankan puasa.

“Kebijakan ini tidak sesuai dengan prinsip moderasi dalam mengamalkan ajaran agama secara adil dan seimbang, dan cenderung berlebih-lebihan,” ujar Abdul, dikutip dari www.kemenag.go.id, Jumat, 16 April 2021.

Dia menegaskan, larangan berjualan yang tertuang dalam kebijakan tersebut diskriminatif dan melanggar hak asasi manusia. 

Terutama, kata Abdul, bagi orang atau umat yang tidak berkewajiban menjalankan puasa Ramadhan, aktivitas pekerjaan jual beli, dan berusaha.

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar