Penusukan di New York dan Penembakan Kansas City Picu Kekhawatiran Keamanan Jelang Piala Dunia 2026

Laporan: Tim Redaksi
Selasa, 09 Juni 2026 | 02:06 WIB
Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026

SinPo.id -  Dua insiden kekerasan di kota tuan rumah Piala Dunia 2026, Amerika Serikat, menimbulkan kekhawatiran terkait keamanan menjelang turnamen yang akan dimulai akhir pekan ini.

Pada Minggu 7 Juni 2026, enam orang terluka akibat penusukan di Penn Station, New York. Wali Kota Zohran Mamdani menyebut pelaku telah ditangkap, sementara Gubernur Negara Bagian New York Kathy Hochul mengecam peristiwa tersebut sebagai “tindakan kekerasan yang mengerikan”. Semua korban dilaporkan selamat.

Sementara itu, sehari sebelumnya, sembilan orang mengalami luka akibat penembakan di Kansas City, Missouri, sekitar 6,5 km dari lokasi kamp latihan timnas Inggris di Swope Soccer Village. Polisi menyatakan belum ada tersangka yang ditahan, namun beberapa korban telah dibawa ke rumah sakit.

Kedua insiden terjadi saat New York dan Kansas City bersiap menjadi tuan rumah pertandingan Piala Dunia. MetLife Stadium di New Jersey akan menggelar laga perdana pada Sabtu, sementara Kansas City Stadium (Arrowhead) juga menjadi salah satu venue utama.

Pemerintah AS telah menyiapkan sistem keamanan berlapis untuk turnamen dengan 48 tim dan 104 pertandingan. FBI akan mengaktifkan pusat operasi gabungan di setiap kota tuan rumah, sementara teknologi canggih seperti drone anti-intrusi, robot pemeriksa tas, truk X-ray raksasa, dan ribuan kamera berbasis AI akan digunakan untuk mengawasi stadion dan zona penggemar.

Meski belum ada ancaman kredibel, insiden terbaru menambah sorotan terhadap keamanan publik di tengah meningkatnya kasus kekerasan bersenjata di AS. Menurut Gun Violence Archive, lebih dari 400 penembakan massal terjadi sepanjang 2025.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI