Legislator PAN Puji TNI AL Gagalkan Penyelundupan 554 Kg Merkuri

Laporan: Juven Martua Sitompul
Senin, 08 Juni 2026 | 19:55 WIB
Anggota komisi I DPR RI Fraksi PAN Okta Kumala Dewi. Dok istimewa
Anggota komisi I DPR RI Fraksi PAN Okta Kumala Dewi. Dok istimewa

SinPo.id - Anggota Komisi I DPR RI Okta Kumala Dewi mengapresiasi keberhasilan TNI Angkatan Laut (TNI AL) dan tim gabungan yang menggagalkan penyelundupan 554 kilogram merkuri diduga akan diedarkan secara ilegal.

Menurut Okta, keberhasilan tersebut merupakan bukti nyata profesionalisme aparat dalam menjaga keamanan wilayah perairan Indonesia sekaligus mencegah peredaran bahan berbahaya yang dapat mengancam keselamatan masyarakat dan lingkungan.

"Saya mengapresiasi setinggi-tingginya TNI AL bersama tim gabungan yang berhasil menggagalkan penyelundupan 554 kilogram merkuri yang diduga akan diedarkan secara ilegal. Keberhasilan ini menunjukkan kesiapsiagaan dan profesionalisme aparat dalam menjaga keamanan laut Indonesia dari berbagai bentuk ancaman," kata Okta dalam keterangannya, Jakarta, Senin, 8 Juni 2026.

Lebih lanjut, Okta menilai keberhasilan pengungkapan kasus ini menunjukkan semakin efektifnya peran TNI AL dalam menghadapi ancaman non-militer yang berkembang di wilayah maritim Indonesia.

Legislator dari Fraksi PAN itu menyebut ancaman non-tradisional seperti penyelundupan barang ilegal memerlukan pengawasan yang kuat serta sinergi antarlembaga yang berkelanjutan.

"Keberhasilan ini menunjukkan kinerja TNI AL yang semakin baik dalam menghadapi ancaman non-militer. Selain itu, keberhasilan operasi ini juga mencerminkan solidnya koordinasi antara TNI AL dan berbagai unsur tim gabungan dalam menjalankan tugas pengamanan wilayah laut Indonesia," katanya.

Okta juga memberikan apresiasi atas kepemimpinan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Muhammad Ali, yang dinilainya berhasil memperkuat peran TNI AL dalam menjaga keamanan laut nasional dari berbagai ancaman non-tradisional.

"Di bawah kepemimpinan Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, peran TNI AL dalam memastikan keamanan laut dari berbagai ancaman non-tradisional, termasuk penyelundupan barang-barang ilegal, semakin menunjukkan prestasi yang membanggakan. Hal ini menjadi bukti bahwa TNI AL terus meningkatkan kapasitas dan efektivitas pengamanan wilayah maritim Indonesia," kata dia.

Selain aspek keamanan, Okta menegaskan bahwa setiap keberhasilan dalam mencegah penyelundupan barang ilegal juga berdampak langsung pada upaya penyelamatan potensi kerugian negara.

Bagi dia, langkah-langkah pencegahan seperti ini harus terus diperkuat karena tidak hanya melindungi kedaulatan negara, tetapi juga menjaga kepentingan ekonomi nasional.

"Dalam setiap langkah pencegahan penyelundupan barang ilegal, negara berhasil menyelamatkan potensi kerugian yang tidak sedikit. Karena itu, saya mendukung penguatan pengawasan dan sinergi antarlembaga agar berbagai upaya penyelundupan dapat dicegah sejak dini," tegasnya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI