PAM Jaya Siapkan Pasokan Cadangan untuk Antisipasi Gangguan Air di Jakarta

Laporan: Sigit Nuryadin
Rabu, 03 Juni 2026 | 23:52 WIB
Ilustrasi (SinPo.id/Antara)
Ilustrasi (SinPo.id/Antara)

SinPo.id - PAM Jaya menyiapkan pasokan air cadangan untuk mengantisipasi gangguan layanan yang berpotensi dialami sekitar 69.333 pelanggan di Jakarta pada Jumat malam, 5 Juni 2026. Gangguan tersebut terjadi akibat pekerjaan pemeliharaan gardu listrik milik PLN yang memengaruhi operasional Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pejompongan I.

Direktur Teknik PAM Jaya Akhmad Santika mengatakan pekerjaan pemeliharaan gardu listrik akan berlangsung selama dua jam, mulai pukul 23.00 WIB hingga 01.00 WIB.

“Disepakatilah bahwa tanggal 5 Juni tahun 2026, pukul 23.00 WIB akan dimulai perawatan pemeliharaan gardu PLN tersebut yang membutuhkan waktu 2 jam,” kata Santika kepada wartawan, Rabu, 3 Juni 2026.

Menurut dia, penghentian sementara operasional IPA Pejompongan I selama proses pemeliharaan berpotensi memengaruhi distribusi air bersih di 45 kelurahan yang tersebar di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Utara.

Untuk mengurangi dampak terhadap pelanggan, Santika berujar, PAM Jaya mengalihkan sebagian pasokan dari instalasi pengolahan air lainnya.

“PAM Jaya menyiapkan suplai air pengganti dari IPA Pejompongan II dan IPA Buaran I dengan total kapasitas 1.170 liter per detik,” tuturnya

Dia menyatakan, perusahaan juga telah menyiapkan langkah pemulihan layanan segera setelah pekerjaan pemeliharaan selesai dilakukan. Santika menyebut, salah satunya dengan meningkatkan produksi air di atas kapasitas normal untuk mempercepat stabilisasi distribusi.

“Setelah IPA Pejompongan I kembali beroperasi, kami juga akan meningkatkan produksi air di atas kondisi normal selama sekitar 6 hingga 8 jam guna mempercepat pemulihan tekanan dan normalisasi layanan di wilayah terdampak,” kata Santika.

Lebih jauh, Santika memperkirakan langkah tersebut dapat mempercepat proses normalisasi layanan bagi pelanggan yang terdampak gangguan sementara. 

"Perusahaan juga menyampaikan permohonan maaf atas potensi ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama proses pemeliharaan berlangsung," ucap Santika. 

Santika menambahkan, PAM Jaya telah berupaya meminimalkan dampak pekerjaan tersebut agar gangguan layanan tidak meluas dan dapat segera ditangani setelah pemeliharaan gardu listrik selesai dilakukan.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI