Baznas DKI Beri Perhatian Khusus bagi Lansia dan Balita Korban Kebakaran Kemayoran

Laporan: Sigit Nuryadin
Rabu, 03 Juni 2026 | 22:29 WIB
Kebakaran di permukiman Kemayoran Jakarta Pusat (SinPo.id/Dok.Polres Jakpus)
Kebakaran di permukiman Kemayoran Jakarta Pusat (SinPo.id/Dok.Polres Jakpus)

SinPo.id - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)/Bazis Provinsi DKI Jakarta menyatakan memberi perhatian khusus kepada kelompok rentan yang terdampak kebakaran di Kemayoran, Jakarta Pusat. Kelompok tersebut meliputi lansia, balita, dan anak-anak yang saat ini masih berada di lokasi pengungsian.

Ketua Baznas (Bazis) Provinsi DKI Jakarta Akhmad H. Abu Bakar mengatakan lembaganya tidak hanya menyalurkan bantuan logistik, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar kelompok rentan dapat terpenuhi selama masa tanggap darurat.

“Perhatian khusus diberikan kepada kelompok rentan di antara para penyintas, yang mencakup 35 lansia, 90 balita, serta ratusan anak usia sekolah dari dua RW terdampak,” kata Abu Bakar dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 3 Juni 2026.

Menurut dia, Tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) DKI Jakarta telah berada di lokasi sejak Senin malam, 1 Juni 2026, untuk membantu proses evakuasi sekaligus melakukan pendataan kebutuhan mendesak warga terdampak kebakaran.

"Sebanyak lima relawan dan satu koordinator lapangan diterjunkan ke lokasi. Baznas DKI juga mendirikan posko tanggap bencana yang berfungsi sebagai pusat koordinasi bantuan dan pendampingan bagi para penyintas," ungkap dia. 

Selain pendampingan, kata Abu Bakar, Baznas DKI menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa 1.700 porsi makanan siap saji untuk memenuhi kebutuhan makan warga selama tiga hari pertama pascakebakaran.

“Kami hadir sebagai bagian dari ikhtiar membantu meringankan beban warga terdampak,” ujar Abu Bakar.

Menurut dia, pihaknya juga menyalurkan 354 paket sembako kepada seluruh kepala keluarga terdampak. Adapun bantuan lain yang diberikan berupa layanan dapur air untuk memenuhi kebutuhan air bersih di pengungsian serta pendirian musala darurat.

“Kami juga menyalurkan 354 paket sembako kepada seluruh KK terdampak. Layanan dapur air untuk memenuhi kebutuhan air bersih di lokasi pengungsian dan mendirikan musala darurat,” kata Abu Bakar.

Dia mengatakan Baznas DKI akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan menyesuaikan bentuk bantuan sesuai kebutuhan warga selama masa pengungsian berlangsung.

“Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa pengungsian. Baznas/Bazis DKI Jakarta akan terus memantau perkembangan di lapangan dan menyesuaikan bantuan sesuai kebutuhan masyarakat,” tandasnya. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI