Pimpinan DPR Sebut Intensitas Kunjungan Luar Negeri Presiden Berbeda di Setiap Era
SinPo.id - Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa, merespons soal banyaknya komentar publik terkait dengan perjalanan dinas luar negeri Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan diplomasi.
Ia mengatakan, setiap kepemimpinan di pemerintahan memiliki strategi dan urgensi masing-masing terkait dengan diplomasi dan membangun hubungan baik antar negara-negara sahabat.
"Jadi urgensi, kepentingan, dan strategi tentu setiap pemerintahan itu berbeda. Dan itu juga terkait dengan situasi dan perkembangan serta dinamika global, baik situasi yang ada di dalam negeri maupun juga situasi dan dinamika yang ada dalam konteks global," kata Saan, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu, 3 Juni 2026.
"Nah karena itu, intensitas kunjungan ke luar negeri setiap pimpinan negara dalam hal ini Presiden itu tentu berbeda-beda, tidak bisa dibandingkan satu dengan yang lain terkait dengan soal intensitasnya," imbuhnya.
Menurutnya, tingginya intensitas Prabowo pergi ke luar negeri dibandingkan dengan pemimpin sebelumnya, adalah untuk menyesuaikan dinamika global saat ini.
"Karena memang situasi hari ini mengharuskan Presiden untuk membangun hubungan baik secara lebih intensif dan lebih serius karena memang tadi terkait dengan kondisi di dalam maupun juga kondisi global yang memang dinamikanya sangat tinggi," ungkapnya.
"Jadi tidak bisa dikomparasikan seakan-akan ini banyak, enggak. Jadi inilah urgensinya kenapa Presiden banyak melakukan kunjungan ke luar negeri," kata Saan menambahkan.
