Pergantian Kepemimpinan BGN, Pemerintah Pastikan Program MBG Tetap Berjalan dan Semakin Kuat

Laporan: Tim Redaksi
Selasa, 02 Juni 2026 | 22:09 WIB
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan pergantian kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN)  (SinPo.id/Biro Setpres)
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan pergantian kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) (SinPo.id/Biro Setpres)

SinPo.id - Presiden Prabowo Subianto melakukan pergantian kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai bagian dari upaya penguatan kelembagaan dan peningkatan kualitas pelayanan program prioritas nasional. Meski terjadi perubahan kepemimpinan, pemerintah memastikan seluruh program dan layanan BGN, terutama Program Makan Bergizi Gratis (MBG), tetap berjalan optimal tanpa gangguan bagi masyarakat.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pemerintah terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan berbagai program strategis nasional, termasuk yang berada di bawah koordinasi BGN. Namun demikian, proses evaluasi tersebut tidak boleh mengganggu pelayanan kepada masyarakat yang selama ini telah berjalan.

“Pemerintah akan terus memastikan bahwa selama proses evaluasi yang terus kita laksanakan, seluruh program Badan Gizi Nasional tetap berjalan sebagaimana mestinya. Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu sama sekali, dan setiap unit kerja di lingkungan Badan Gizi Nasional diharapkan tetap menjalankan tugas sesuai dengan tanggung jawab masing-masing,” ujar Menteri Pras dalam keteranganya, Selasa, 2 Juni 2026.

Lebih lanjut, Menteri Pras menyebut pergantian kepemimpinan yang dilakukan merupakan bagian dari langkah perbaikan dan penguatan organisasi agar pelaksanaan program-program BGN dapat semakin efektif dan tepat sasaran. Karena itu, pemerintah menegaskan bahwa perubahan tersebut tidak akan memengaruhi komitmen dalam menjalankan Program MBG yang telah menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo.

“Pemerintah sekali lagi menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan ini tidak akan mengganggu komitmen kita di dalam menjalankan program makan bergizi gratis yang dilaksanakan oleh Badan Gizi Nasional,” tegas Menteri Pras.

Dalam keterangannya, Menteri Pras berharap langkah penguatan kelembagaan tersebut dapat menjadi awal yang baik untuk meningkatkan kualitas pelayanan Program MBG kepada masyarakat. Program tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia sekaligus menggerakkan perekonomian nasional.

“Semoga langkah ini menjadi awal yang baik bagi penguatan pelayanan program makan bergizi gratis agar dapat berjalan dengan sebaik-baiknya, sebagai bagian dari investasi pendidikan dan sumber daya manusia kita,” pungkas Menteri Pras.

Dengan penguatan organisasi dan kesinambungan program yang terjaga, pemerintah optimistis Program Makan Bergizi Gratis akan semakin efektif dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI