Wagub DKI: 95 Persen Kebakaran di Jakarta Dipicu Korsleting Listrik

Laporan: Sigit Nuryadin
Selasa, 02 Juni 2026 | 18:35 WIB
Wagub DKI Jakarta Rano Karno (SinPo.id/ Dok. Pemprov DKI)
Wagub DKI Jakarta Rano Karno (SinPo.id/ Dok. Pemprov DKI)

SinPo.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penggunaan instalasi listrik setelah kebakaran melanda kawasan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat. Menurut dia, sebagian besar kasus kebakaran di Jakarta masih dipicu oleh korsleting listrik.

"Kalau melihat data yang ada, sekitar 95 persen kebakaran di Jakarta disebabkan korsleting listrik. Karena itu masyarakat perlu lebih berhati-hati dalam penggunaan instalasi listrik dan peralatan elektronik di rumah," kata Rano saat meninjau lokasi pengungsian korban kebakaran di Kebon Kosong, Selasa, 2 Juni 2026.

Rano mengatakan peristiwa kebakaran yang terjadi di kawasan permukiman padat tersebut menjadi pengingat pentingnya upaya mitigasi yang dilakukan secara bersama-sama. Menurut dia, perbaikan instalasi listrik, peningkatan kesadaran masyarakat, serta penataan lingkungan menjadi langkah yang perlu diperkuat untuk mencegah kejadian serupa.

"Mudah-mudahan kejadian ini menjadi yang terakhir. Masyarakat perlu terus menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan karena setiap kebakaran menimbulkan kerugian besar bagi semua pihak," ujarnya.

Berdasarkan data sementara, kata dia, kebakaran di Kebon Kosong berdampak pada 304 bangunan dan menyebabkan 354 kepala keluarga atau 679 jiwa terdampak. 

"Korban terdiri atas 326 laki-laki dan 353 perempuan, termasuk kelompok rentan seperti lansia, balita, anak-anak, serta ibu hamil," ungkapnya. 

Rano juga menyebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan posko pengungsian di Lapangan Yusuf Hamka untuk menampung warga terdampak. Dia menuturkan, berbagai layanan dasar disediakan selama masa tanggap darurat, mulai dari layanan kesehatan, dapur umum, bantuan logistik, hingga dukungan psikologis.

"Kami sudah menyiapkan posko di Lapangan Yusuf Hamka secara lengkap. Ada posko kesehatan, dapur umum, dan posko dukungan psikologis untuk anak-anak. Dinas Sosial juga sudah menyalurkan bantuan logistik berupa makanan, matras, serta kebutuhan dasar lainnya," kata Rano.

Selain layanan kebutuhan dasar, lanjutnya, pemerintah juga membuka layanan trauma healing bagi anak-anak dan pendampingan psikologis bagi warga terdampak. Menurut Rano, layanan kesehatan disiagakan terutama untuk kelompok rentan, termasuk ibu hamil dan lansia.

"Kami juga menyiapkan posko dukungan psikologis. Saat ini ada dua ibu hamil yang terdata dan kondisinya tidak memerlukan penanganan khusus. Namun jika membutuhkan rujukan ke rumah sakit, seluruh layanan kesehatan sudah siaga," tuturnya.

Rano juga memastikan layanan penggantian dokumen kependudukan bagi warga yang kehilangan atau mengalami kerusakan dokumen akibat kebakaran telah disiapkan. 

"Warga diminta segera melapor kepada petugas agar proses penggantian dapat dipercepat," ucap dia. 

Di sisi lain, Rano menilai peningkatan kualitas kawasan hunian perlu menjadi perhatian, terutama di wilayah permukiman padat seperti Kebon Kosong.  Menurut dia, pengembangan hunian vertikal dapat menjadi salah satu alternatif untuk menyediakan tempat tinggal yang lebih aman dan tertata bagi masyarakat.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI