Melihat Geliat Tetap Eksis Pelukis Jalanan Kota Tua

Laporan: Ashar Saiful Rizal
Senin, 01 Juni 2026 | 17:40 WIB
Pak Mardi Pelukis jalanan Kota Tua sedang menyelesaikan karya lukisannya (Ashar/SinPo.id) Pak Mardi Pelukis jalanan Kota Tua sedang menyelesaikan karya lukisannya (Ashar/SinPo.id) Pak Mardi Pelukis jalanan Kota Tua sedang menyelesaikan karya lukisannya (Ashar/SinPo.id) Pak Mardi Pelukis jalanan Kota Tua sedang menyelesaikan karya lukisannya (Ashar/SinPo.id) Pak Mardi Pelukis jalanan Kota Tua sedang menyelesaikan karya lukisannya (Ashar/SinPo.id) Pak Mardi Pelukis jalanan Kota Tua sedang menyelesaikan karya lukisannya (Ashar/SinPo.id) Pak Mardi Pelukis jalanan Kota Tua sedang menyelesaikan karya lukisannya (Ashar/SinPo.id) Pak Mardi Pelukis jalanan Kota Tua sedang menyelesaikan karya lukisannya (Ashar/SinPo.id) Pak Mardi Pelukis jalanan Kota Tua sedang menyelesaikan karya lukisannya (Ashar/SinPo.id)
Pak Mardi Pelukis jalanan Kota Tua sedang menyelesaikan karya lukisannya (Ashar/SinPo.id)

SinPo.id -  Mendengar bising suara kendaraan bermotor melintasi kawasan jalan pintu besar selatan arah menuju Wisata Kota Tua terlihat para pelukis jalanan yang masih tetap eksis meski sekarang digempur oleh teknologi AI (Artificial intelligence) yang ada di aplikasi gadget atau handphone pintar semua orang bisa melukis wajahnya di smartphone, Jakarta, Senin (01 Juni 2026). Fotografer Redaksi Sinpo.id saat bertemu Pelukis Jalanan namanya Pak Mardi (48). Pak Mardi ini mulai menggeluti dunia melukis sejak tahun 1993 yang lalu hingga sekarang. Karya-karya lukisannya pernah menghiasi Gedung DPRD Jakarta. Mardi bercerita dulu banyak para pelukis jalanan yang mangkal di sepanjang jalan pintu besar selatan Kota Tua tapi sekarang tinggal kami berlima yang masih tetap melukis di kawasan Kota Tua. Untuk memesan lukisan karya Pak Mardi ini mematok harga mulai dari Rp.1 juta hingga Rp. 4 Juta tergantung besar ukuran lukisannya. Harapannya Pak Mardi saat ditemui menyampaikan,nantinya bisa diperhatikan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) terutama para Pelukis Jalanan Kota Tua ini.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI