Iran Bantah Kabar Presiden Masoud Pezeshkian Mundur, Sebut Isu Pengunduran Diri sebagai 'Permainan Media'

Laporan: Tim Redaksi
Senin, 01 Juni 2026 | 03:30 WIB
Iran (pixabay)
Iran (pixabay)

SinPo.id -  Pemerintah Iran membantah laporan yang menyebut Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, telah mengundurkan diri dari jabatannya.

Bantahan tersebut disampaikan oleh Wakil Kepala Komunikasi Kantor Kepresidenan Iran, Mehdi Tabatabaei, pada Minggu 31 Mei 2026.

Melalui unggahan di platform media sosial X, Tabatabaei menegaskan bahwa laporan mengenai pengunduran diri Pezeshkian tidak benar dan merupakan bagian dari upaya sejumlah media asing untuk menciptakan narasi tertentu mengenai kondisi politik Iran.

“Pezeshkian tidak akan mundur dari pengabdiannya kepada rakyat Iran,” katanya.

Tabatabaei juga menyebut kabar tersebut sebagai informasi palsu yang merupakan kelanjutan dari "media games" atau permainan media yang dilakukan oleh sejumlah media asing.

Menurutnya, Iran tetap berkomitmen menjaga persatuan nasional di tengah berbagai tantangan yang dihadapi negara tersebut.

“Iran tidak akan mundur dari jalan persatuan dan solidaritas,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pihak-pihak yang berusaha melemahkan persatuan nasional Iran kembali akan gagal mencapai tujuannya.

Tabatabaei juga menepis spekulasi yang menyebut adanya perpecahan di dalam negeri terkait kepemimpinan Presiden Pezeshkian.

Ketegangan Timur Tengah Masih Berlanjut

Laporan mengenai dugaan pengunduran diri Presiden Pezeshkian muncul di tengah situasi geopolitik yang masih memanas di kawasan Timur Tengah.

Ketegangan meningkat setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada akhir Februari lalu. Teheran kemudian merespons dengan melancarkan serangan terhadap Israel dan sekutu-sekutu Amerika Serikat di kawasan Teluk.

Iran juga sempat menutup Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang menjadi salah satu urat nadi perdagangan energi dunia.

Gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April 2026 melalui mediasi Pakistan. Namun, serangkaian pembicaraan lanjutan di Islamabad belum berhasil menghasilkan kesepakatan damai yang bersifat permanen.

Hingga kini, Iran dan Amerika Serikat masih terus bertukar proposal dan kontra-proposal sebagai bagian dari upaya melanjutkan dialog langsung guna mengakhiri konflik yang berlangsung.

Pemerintah Iran menegaskan bahwa Presiden Masoud Pezeshkian tetap menjalankan tugasnya seperti biasa dan tidak ada rencana pengunduran diri sebagaimana yang beredar dalam berbagai laporan media.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI