Rano Sebut Pesparani Perkuat Toleransi dan Kohesi Sosial di Jakarta

Laporan: Sigit Nuryadin
Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:27 WIB
Wagub DKI Jakarta Rano Karno (SinPo.id/ Dok. Pemprov DKI)
Wagub DKI Jakarta Rano Karno (SinPo.id/ Dok. Pemprov DKI)

SinPo.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Wilayah Jakarta Tahun 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi seni gerejani, tetapi juga sarana memperkuat toleransi dan kohesi sosial di tengah keberagaman masyarakat ibu kota.

Hal itu disampaikan Rano saat membuka Pesparani Katolik Wilayah Jakarta 2026 di Jalan Danau Toba Nomor 56, Jakarta Pusat, Sabtu, 30 Mei 2026.

Menurut Rano, kegiatan keagamaan dan kebudayaan memiliki peran penting dalam menjaga harmoni sosial di Jakarta yang dihuni masyarakat dari berbagai latar belakang agama, suku, dan budaya.

“Pesparani, lomba lagu, dan paduan suara merupakan bagian dari kegiatan budaya yang dapat meningkatkan Indeks Kota Global Jakarta. Salah satu syarat kota global adalah kebudayaan yang terus berkembang dengan standar internasional,” kata Rano dalam sambutannya.

Rano menegaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan terus mendukung berbagai kegiatan keagamaan dan kebudayaan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. 

Menurut dia, keberagaman yang dikelola dengan baik dapat menjadi kekuatan sosial sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.

Dia mencontohkan sejumlah perayaan lintas agama yang telah diselenggarakan di Jakarta, seperti Christmas Carol, Imlek, Nyepi, dan Waisak. Berbagai kegiatan tersebut, kata dia, menunjukkan bahwa perbedaan dapat menjadi ruang kolaborasi yang mempererat hubungan antarwarga.

Sementara itu, Ketua Umum Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Provinsi DKI Jakarta Romo Antonius Suyadi mengatakan Pesparani tahun ini diikuti perwakilan dari 49 paroki di Jakarta.

Menurut Antonius, ajang tersebut dirancang sebagai wadah pembinaan lintas generasi yang melibatkan peserta dari berbagai kelompok usia, mulai anak-anak hingga lanjut usia.

“Pesparani menjadi wadah pembinaan yang melibatkan seluruh kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia. Para peserta yang mengikuti kegiatan ini juga dipersiapkan untuk mewakili DKI Jakarta pada ajang Pesparani Nasional Tahun 2027,” ujar Antonius.

Adapun Pesparani DKI Jakarta 2026 mempertandingkan tiga cabang utama, yakni lomba paduan suara lingkungan atau wilayah paroki, lomba cerdas cermat lintas generasi, dan lomba membaca Kitab Suci bagi petugas liturgi.

Melalui kegiatan tersebut, penyelenggara berharap lahir generasi penyanyi dan pelayan gereja yang berkualitas sekaligus memperkuat nilai kebersamaan, toleransi, dan persaudaraan di tengah masyarakat Jakarta yang majemuk.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI